Banyumas Targetkan Tambah 10 Kampung Iklim Baru Tahun Ini

  • 06 Mei 2026 14:32 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Kabupaten Banyumas menarget tahun ini bisa membentuk minimal sebanyak 10 lokasi Kampung Iklim (ProKlim) baru. Hal ini menjadi upaya untuk menekan angka potensi bencana hidrometeorologi yang rawan terjadi di beberapa titik di Banyumas.

Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyumas, R. Stephanus Sigit S.P., S.Hut, mengungkapkan untuk saat ini, jumlah yang siap didaftarkan sudah mencapai delapan lokasi.

Menurut Sigit, keterbatasan jumlah lokasi baru tersebut bukan tanpa alasan. Salah satu kendala utama terletak pada kesiapan administrasi dan konsistensi kegiatan di tingkat masyarakat yang menjadi syarat utama dalam pendaftaran ProKlim.

“Untuk mendaftar ProKlim itu tidak hanya kegiatan saja, tetapi juga harus didukung administrasi yang rapi dan berkelanjutan. Ini yang sering menjadi tantangan di lapangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Program Kampung Iklim merupakan program nasional yang mendorong aksi nyata masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim melalui dua pendekatan utama, yakni adaptasi dan mitigasi. Melalui program ini, masyarakat didorong untuk lebih siap menghadapi dampak bencana seperti banjir, kekeringan, dan longsor.

“Dengan adanya ProKlim, masyarakat bisa melakukan upaya pencegahan, seperti membuat sumur resapan, biopori, hingga pemanenan air hujan. Ini sangat membantu dalam mengurangi risiko banjir dan kekeringan,” kata Sigit.

Selain itu, kegiatan mitigasi seperti pengelolaan sampah, penggunaan energi terbarukan, dan penghijauan juga turut berkontribusi dalam menekan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

DLH Banyumas sendiri terus mendorong percepatan pembentukan ProKlim melalui berbagai strategi, mulai dari sosialisasi, pendampingan teknis, hingga kolaborasi dengan perguruan tinggi dan komunitas.

“Harapan kami ke depan, setiap kecamatan bisa memiliki minimal satu Kampung Iklim baru setiap tahun. Ini penting untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim,” tambahnya.

Saat ini, Kabupaten Banyumas telah memiliki 91 lokasi ProKlim yang tersebar di berbagai wilayah, dengan berbagai kategori mulai dari Pratama hingga Lestari. Ke depan, tidak hanya kuantitas yang ditingkatkan, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan program.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....