Dua Kebakaran Terjadi di Cilacap dalam Sehari, Diduga akibat Korsleting Listrik
- 05 Mei 2026 12:40 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Dua peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Cilacap pada Minggu, 3 Mei 2026. Kedua insiden tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik, masing-masing terjadi di sebuah bank dan rumah warga.
Kebakaran pertama terjadi di gedung Bank Danamon yang berlokasi di Jalan Sudirman sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh petugas keamanan bank, Tegar Agung Pamuji (33), yang saat itu sedang berjaga. Saat itu, saksi melihat kepulan asap muncul dari bagian belakang gedung, tepatnya di area panel MCB. Tak lama kemudian, panel tersebut memercikkan api yang semakin membesar.
Menyadari bahaya tersebut, saksi segera menghubungi Pos Pemadam Kebakaran Cilacap. Petugas damkar yang menerima laporan langsung bergerak cepat dengan menyiapkan peralatan dan alat pelindung diri menuju lokasi kejadian.
Kepala Bidang Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo mengatakan jika setelah adanya laporan, hanya dalam waktu sekitar lima menit, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dan segera melakukan penanganan.
"Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB, dan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada panel MCB di bagian belakang gedung," katanya.
Sementara itu, kebakaran kedua terjadi pada malam harinya, sekitar pukul 21.00 WIB, di sebuah rumah milik warga di Jalan Brantas Nomor 40, Kelurahan Donan, Kecamatan Cilacap Tengah.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pemilik rumah, Kaswan (70), yang melihat asap berasal dari kamar tidur. Tak lama berselang, panel MCB di dalam kamar memercikkan api dan mulai membakar bagian ruangan.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 21.30 WIB. Tim Damkar Pos Cilacap yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan tiba dalam waktu kurang lebih lima menit.
"Petugas segera melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke bagian rumah lainnya, dan api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan dan pemeriksaan guna memastikan tidak ada potensi kebakaran susulan," katanya.
Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar 6.000 liter air. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.
Gatot menyebut, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Ia pun mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga memberikan edukasi kepada warga terkait pentingnya penggunaan instalasi listrik yang aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....