Empat Kecamatan Berdaya di Cilacap, Tahun Ini Target Tambah Dua
- 04 Mei 2026 12:58 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Pemerintah Kabupaten Cilacap terus memperkuat program Kecamatan Berdaya sebagai upaya mendorong pembangunan yang lebih terintegrasi di tingkat wilayah.Pada tahun 2026 ini, pemkab menargetkan penambahan dua kecamatan baru untuk masuk dalam kategori tersebut, yakni Kecamatan Cilacap Utara dan Kecamatan Gandrungmangu.
Sebelumnya, pada 2025, sudah ada empat kecamatan yang telah lebih dulu menyandang status Kecamatan Berdaya, yaitu Kecamatan Cilacap Selatan, Kecamatan Kroya, Kecamatan Majenang, dan Kecamatan Kedungreja.Penjabat Sekretaris Daerah Cilacap, Annisa Fabriana, menjelaskan bahwa Kecamatan Berdaya merupakan inisiatif dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang bertujuan menyatukan berbagai program di tingkat kecamatan.
Ia menegaskan, selama ini banyak kegiatan berjalan sendiri-sendiri. Melalui program ini, seluruh upaya pembangunan dan penanganan masalah diharapkan bisa saling terhubung dan saling menguatkan.
“Artinya ada sesuatu yang bersinergi untuk menuntaskan pembangunan dan menuntaskan permasalahan-permasalahan yang ada di kecamatan tersebut, baik perlindungan anak, kemudian perlindungan perempuan, bahkan pengentasan untuk bidang-bidang kesehatan dan juga bidang pendidikan yang ada di kecamatan,” ujarnya.
Menurut Annisa, dukungan anggaran menjadi kunci penting dalam mewujudkan program tersebut. Kecamatan didorong untuk berpikir strategis dalam mengalokasikan anggaran, agar tetap memberikan perhatian pada isu-isu prioritas meskipun dengan keterbatasan pagu.
“Yang penting bagaimana kecamatan sudah berpikir cerdas bahwa kegiatan di kecamatan itu juga harus mengalokasikan untuk hal-hal tersebut,” katanya.
Pemerintah daerah juga melakukan pendampingan, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga integrasi program lintas perangkat daerah.
Ia juga menambahkan bahwa setiap kecamatan memiliki keleluasaan untuk berinovasi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah. Meski anggaran terbatas, perhatian terhadap isu perlindungan sosial, kesehatan, dan pendidikan tetap harus menjadi prioritas.
“Dan ya itu mudah-mudahan dengan dijadikan Kecamatan Berdaya, kecamatan tersebut baik perangkatnya maupun stakeholder yang ada itu betul-betul bersemangat untuk menuntaskan semua yang ada di kecamatan itu untuk menjadi lebih baik,” kata Annisa.
Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan lokal, program Kecamatan Berdaya diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di tingkat kecamatan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....