Polresta Banyumas Siap Rekayasa Lalu Lintas Selama Penutupan Jembatan Serayu
- 04 Mei 2026 09:49 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Jembatan Serayu merupakan akses penting yang menghubungkan Kecamatan Kalibagor dan Kecamatan Banyumas serta jalur penghubung dari Cilacap menuju Purwokerto dan Purbalingga. Karena perannya yang vital, rekayasa lalu lintas menjadi hal utama untuk mengantisipasi kemacetan.
Kasat Lantas Polresta Banyumas, Achmad Riedwan Prevoost, S.I.K. menyatakan kesiapan dalam mengamankan arus lalu lintas selama penutupan Jembatan Serayu mulai tanggal 15 Juni-30 Juli 2026 akibat proyek pembangunan. Langkah ini dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar meskipun jalur utama tersebut tidak dapat dilalui sementara waktu
“Dari kesiapan Polresta Banyumas sendiri, kita siap membuat perencanaan pengalihan arus lalu lintas ataupun rekayasa lalu lintas, sehingga kegiatan masyarakat tetap berjalan lancar melalui jalur alternatif,” ujarnya kepada RRI, Senin (5/5/2026).
Pengalihan arus akan diarahkan ke sejumlah jalur alternatif yang dinilai mampu menampung volume kendaraan. Kepolisian juga telah memetakan titik-titik rawan kepadatan untuk menjadi fokus pengawasan.
Titik prioritas tersebut meliputi Simpang 3 Kaliori, Simpang 4 Pengalongan, Simpang 4 Pasar Banyumas, dan Simpang 3 Selatan Jembatan Raden Joko Kaiman yang diprediksi mengalami peningkatan arus kendaraan.
“Kami fokus pada beberapa simpang tersebut karena berpotensi menjadi titik kepadatan selama pengalihan arus lalu lintas berlangsung,” ucapnya.
Dalam pelaksanaannya, kepolisian berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum guna memastikan pengaturan berjalan optimal.
Selain itu, skema rekayasa lalu lintas akan disosialisasikan melalui berbagai media agar masyarakat mengetahui jadwal penutupan serta jalur alternatif yang dapat digunakan.
“Kami terus melakukan koordinasi secara masif dengan stakeholder dan akan melakukan evaluasi berkala demi kelancaran arus lalu lintas masyarakat,” tuturnya. (Ilham Ramdhani).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....