Hardiknas Purbalingga: Apresiasi Prestasi, Fokus Pendidikan Global
- 02 Mei 2026 11:00 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga - Momentum Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 di Kabupaten Purbalingga berlangsung khidmat sekaligus penuh apresiasi. Upacara bendera yang digelar di alun-alun setempat, Sabtu (2/5/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Fahmi Muhammad Hanif sebagai inspektur upacara.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fahmi menyerahkan penghargaan kepada tujuh siswa-siswi berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional. Capaian ini dinilai menjadi indikator positif kemajuan sektor pendidikan di Purbalingga.
Sejumlah nama mencuri perhatian, di antaranya Lisa Fiorenza dari SMP Negeri 1 Purbalingga yang sukses meraih berbagai medali emas dalam ajang olimpiade sains nasional. Selain itu, Kalila Najwa Fidelya dari SMP Negeri 2 Kalimanah juga menorehkan prestasi gemilang di kejuaraan pencak silat internasional.
Bupati Fahmi menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut dan berharap prestasi serupa terus berkembang. “Ini menandakan pendidikan di Purbalingga berada pada arah yang baik. Harapannya ke depan prestasi ini bisa terus meningkat, bahkan sampai tingkat global,” ujarnya.
Dalam amanatnya, Bupati turut membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tengah tantangan global dan era digital.
Mengacu pada arahan kementerian, terdapat lima faktor kunci yang menjadi fokus pengembangan pendidikan, yakni peningkatan sarana dan prasarana serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, penguatan lingkungan dan karakter siswa, penguatan kurikulum serta literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata.
“Kita harus memastikan seluruh aspek tersebut berjalan optimal, mulai dari fasilitas, kualitas tenaga pendidik, hingga kesesuaian kurikulum dengan perkembangan zaman,” tegasnya.
Meski menunjukkan tren positif, Bupati juga mengakui masih adanya tantangan. Berdasarkan data tahun 2025, angka Harapan Lama Sekolah di Purbalingga tercatat 12,11 tahun, sementara Rata-rata Lama Sekolah baru mencapai 7,37 tahun.
“Kita harus terus meningkatkan angka ini di tahun-tahun mendatang agar kualitas sumber daya manusia semakin baik dan mampu bersaing,” tambahnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan perangkat digital seperti smart board serta optimalisasi berbagai program nasional di bidang pendidikan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) oleh Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, serta kepala OPD terkait. Pakta tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menyelenggarakan proses penerimaan siswa yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....