Banyumas Luncurkan Program Trilas, Beri Insentif Guru Ngaji hingga Marbot
- 01 Mei 2026 06:53 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Pemerintah Kabupaten Banyumas menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku layanan keagamaan di masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Trilas yang mencakup pemberian insentif bagi guru ngaji, bantuan operasional untuk pondok pesantren, serta insentif bagi marbot masjid dan petugas kebersihan rumah ibadah.
Program ini diluncurkan oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, bersamaan dengan kegiatan pelepasan jemaah haji Kabupaten Banyumas pada Kamis (30/4/2026) di Pendopo Si Panji Purwokerto.
Sadewo menyampaikan, peran guru ngaji, pondok pesantren, marbot masjid, dan petugas kebersihan rumah ibadah sangat besar dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Karena itu, perhatian dan dukungan pemerintah dinilai penting sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka.
Ia berharap, program ini dapat semakin mendorong semangat pengembangan pendidikan keagamaan serta memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat Banyumas.
"Perhatian dan dukungan dari pemerintah menjadi sangat penting, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan," ucapnya.
Insentif diberikan kepada 1.610 guru ngaji masing-masing sebesar Rp100.000 per bulan, bantuan operasional bagi 199 pondok pesantren, serta insentif bagi 345 marbot masjid dan petugas kebersihan rumah ibadah sebesar Rp100.000 per bulan selama tujuh bulan.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Banyumas, Nungky Harry Rachmat, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk penghormatan dan pengakuan pemerintah daerah kepada para pengabdi keagamaan yang selama ini bekerja dengan tulus. Mereka dinilai berperan dalam menjaga akhlak generasi, memakmurkan tempat ibadah, serta membina umat dengan keteladanan.
“Bantuan disalurkan melalui mekanisme hibah kepada Kantor Kementerian Agama sebagai instansi pemerintah pusat di daerah,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....