Status Gunung Slamet Waspada, BPBD Kabupaten Tegal Siapkan Mitigasi Bencana

  • 30 Apr 2026 23:32 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Tegal - Peningkatan aktivitas Gunung Slamet mulai berdampak pada kesiapsiagaan di wilayah Kabupaten Tegal. Pemerintah daerah melalui BPBD memperketat mitigasi untuk mengantisipasi potensi risiko bagi masyarakat di kawasan lereng gunung. Kamis (30/4/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tegal, M. Afifudin menyampaikan, peningkatan aktivitas Gunung Slamet terdeteksi sejak 3 April 2026 berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api. Indikator yang terlihat antara lain lonjakan suhu kawah serta munculnya kepulan asap yang cukup tinggi.

Aktivitas masyarakat mulai dibatasi dalam radius tiga kilometer dari kawah dikarenakan status berada pada level waspada. Selain itu, seluruh jalur pendakian Gunung Slamet juga telah ditutup untuk mencegah risiko terhadap keselamatan.

“Tetap Waspada, tetapi untuk radius aktivitas masyarakat dibatasi hanya 3 kilometer. Dan saat ini sudah dilakukan penutupan untuk aktivitas pendakian Gunung Slamet di seluruh basecamp pendakian,” ujar Afifudin.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi desa-desa yang berada di wilayah rawan. Sejumlah wilayah seperti Dukuh Tengah, Rembul, Kedawung, Guci, dan Sigedong menjadi fokus pemantauan intensif.

Afifudin juga telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi, mulai dari penyusunan rencana kontinjensi hingga penentuan titik evakuasi dan jalur pengungsian. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan respons cepat apabila terjadi peningkatan aktivitas lebih lanjut.

“Kami kumpulkan, kemudian memberikan informasi terutama nanti yang stakeholder terlibat juga. Kami sudah kumpulkan TNI, Polri, PMI dan lain sebagainya untuk jaga-jaga,” tegas Afifudin.

Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan melalui aparat desa agar warga memahami langkah yang harus dilakukan saat terjadi kondisi darurat. Warga juga diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....