Pemkab Tegal Menyerahkan 456 Unit Huntara kepada Warga Desa Padasari

  • 30 Apr 2026 09:54 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Tegal - Sebanyak 456 unit hunian sementara (Huntara) bencana Tanah Gerak desa Padasari, kecamatan Jatinegara, kabupaten tegal diserahkan kepada warga terdampak bencana oleh pemerintah Tegal melalui dukungan Kementerian Pekerjaan Umum. Penyaluran tersebut dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan kebutuhan tempat tinggal bagi masyarakat desa Padasari. Rabu (29/4/2026).

Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman menyampaikan penyerahan huntara dilakukan secara simbolis dari Kementerian PU kepada pemerintah daerah, kemudian langsung disalurkan kepada masyarakat penerima. Setiap unit huntara memiliki ukuran tiga kali enam meter dan dilengkapi fasilitas dasar untuk menunjang kebutuhan hunian sementara.

“Total tadi kami menerima penyerahan dari Kementerian PU, itu total ada sampai saat ini 456 unit huntara. Tadi juga sudah diserahkan, kami langsung secara simbolis juga dari Kementerian PU menyerahkan ke Pemkab, Pemkab menyerahkan langsung ke warga masyarakat.” ujar Ischak.

Setiap unit huntara dilengkapi dua tempat tidur, lemari, serta kipas angin, sementara fasilitas dapur dan kamar mandi disediakan secara komunal. Tercatat tersedia 12 unit toilet dan kamar mandi untuk mendukung kebutuhan sanitasi warga di lokasi tersebut.

Bupati Tegal mengungkapkan bahwa kebutuhan hunian masih belum sepenuhnya terpenuhi karena total kebutuhan mencapai sekitar 900 unit. Kekurangan tersebut direncanakan akan langsung dialihkan ke pembangunan hunian tetap agar penanganan dapat lebih efisien dan berkelanjutan.

Di sisi lain, warga yang telah menempati huntara mengaku bersyukur meskipun masih dalam kondisi serba terbatas. Hunian sementara ini setidaknya mampu memberikan rasa aman setelah kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Nur Aini, salah satu warga penerima Huntara menyebut dirinya kini tinggal bersama keluarga setelah sebelumnya mengungsi di rumah kerabat. Rumah lama yang dimiliki diketahui sudah tidak dapat ditempati kembali karena mengalami kerusakan parah.

“Bagus, seneng gitu bisa mengobati rasa trauma kita,” ujar Nur Aini.

Pemerintah berharap penyaluran huntara ini dapat menjadi solusi sementara sambil menyiapkan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak. Selain itu, berbagai kebutuhan dasar masyarakat terus diupayakan terpenuhi agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....