Universitas Harkat Negeri Tegal Dorong Desain Pasif Jadi Solusi Hunian Perkotaan

  • 25 Apr 2026 10:22 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Kota Tegal - Kalangan akademisi menilai pendekatan berbasis riset dan desain pasif menjadi kunci dalam menjawab kompleksitas persoalan hunian di kawasan perkotaan, khususnya di wilayah pesisir seperti Kota Tegal. Hal tersebut mengemuka dalam lokakarya Dekarbonisasi dan Desain pasif untuk Hunian yang digelar di kampus Universitas Harkat Negeri Tegal pada Jum’at, (24/4/2026).

Wakil Rektor II Universitas Harkat Negeri bidang Pengelolaan Sumber Daya, Rudiyanto, menjelaskan bahwa persoalan permukiman tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan hunian. Permasalahan tersebut juga mencakup aspek kepadatan, sanitasi, serta dampak lingkungan yang semakin kompleks.

“Permasalahan hunian di perkotaan itu kompleks, mulai dari kawasan kumuh, keterbatasan infrastruktur, hingga kebutuhan rumah layak huni yang terus meningkat,” ujar Rudiyanto.

Ia menambahkan bahwa kondisi geografis Kota Tegal sebagai wilayah pesisir turut menambah tantangan dalam pengelolaan permukiman. Fenomena seperti banjir rob, abrasi, dan intrusi air laut menjadi isu yang perlu ditangani secara komprehensif.

Direktur Kemitraan dan Komunikasi ViriyaENB, Yasmine Sagita, menilai desain pasif sebagai solusi strategis dalam pembangunan hunian di iklim tropis. Pendekatan tersebut dinilai mampu menekan konsumsi energi sekaligus meningkatkan kenyamanan bangunan.

“Desain pasif memungkinkan bangunan tetap nyaman tanpa bergantung pada pendinginan mekanis, sehingga konsumsi energi dapat ditekan secara signifikan,” jelas Yasmine.

Melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan mitra pembangunan, solusi berbasis riset diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata. Pendekatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan kota terhadap dampak perubahan iklim di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....