Bantu Warga Rentan, Banyumas Alokasikan 30 Ton Beras untuk 750 Penerima

  • 23 Apr 2026 22:12 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Pemerintah Kabupaten Banyumas menyiapkan bantuan pangan bagi warga rentan melalui program Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) tahun 2026. Sebanyak 30 ton beras dialokasikan untuk 750 penerima guna membantu masyarakat yang masuk kategori rawan pangan kronis.

Program ini didukung anggaran sebesar Rp478,4 juta dengan total cadangan pangan berupa 36,8 ton beras. Dari jumlah tersebut, mayoritas dialokasikan untuk penanganan kerawanan pangan di masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Banyumas, Ir. Sulistiono, menjelaskan bantuan akan disalurkan secara bertahap, dengan masing-masing penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan selama empat bulan.

“Alokasi 30 ton beras ini diperuntukkan bagi 750 penerima dalam penanganan rawan pangan kronis,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan CPPD di Aula Kantor DKPP Banyumas, Kamis (23/4/2026).

Ia menyebut, penyaluran bantuan difokuskan pada desa-desa prioritas yang ditetapkan berdasarkan sejumlah indikator, seperti peta ketahanan dan kerentanan pangan (FSVA), jumlah keluarga miskin, serta desa prioritas percepatan penurunan stunting.

Selain untuk penanganan rawan pangan kronis, Pemkab Banyumas juga menyiapkan cadangan beras untuk kondisi darurat. Pada tahun 2026, disiapkan 6,8 ton beras, ditambah 10 ton sisa cadangan tahun sebelumnya yang akan digunakan jika terjadi bencana atau kondisi darurat.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti menegaskan, cadangan pangan daerah memiliki peran penting sebagai penyangga ketika masyarakat menghadapi kesulitan pangan. Menurutnya, keberadaan CPPD memungkinkan pemerintah bergerak cepat dalam menyalurkan bantuan saat dibutuhkan.

Karena itu, ia menekankan pengelolaan CPPD harus dilakukan secara profesional, terencana, dan terintegrasi, mulai dari pengadaan, penyimpanan, hingga penyaluran agar tepat sasaran.

“Penting juga untuk terus memperkuat data dan sistem informasi kerawanan pangan, sehingga intervensi yang dilakukan benar-benar tepat waktu dan tepat sasaran,” tuturnya.

Melalui program ini, Pemkab Banyumas berharap kebutuhan pangan masyarakat rentan dapat terpenuhi sekaligus menekan potensi kerawanan pangan di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....