Area Rumput Alun-Alun Purwokerto Dibuka, “Dijaga, Ya!”

  • 20 Apr 2026 14:34 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Kebijakan dibukanya area rumput di Alun-Alun Purwokerto untuk diinjak pengunjung membawa perubahan signifikan pada fungsi ruang publik tersebut. Kini, masyarakat dapat lebih leluasa memanfaatkan area tengah alun-alun untuk bersantai, berkumpul, maupun beraktivitas bersama keluarga dan teman.

Perubahan ini turut menciptakan suasana yang lebih hidup dibanding sebelumnya. Namun di sisi lain, meningkatnya aktivitas di atas rumput juga menimbulkan kekhawatiran terkait ketahanan dan perawatan taman dalam jangka panjang.

“Kalau ini masih terjaga, tetapi kalau seterusnya kayaknya tidak bisa terjaga. Soalnya banyak orang masuk terus bawa karpet. Karpet bikin rumputnya cepat rusak,” ujar Sumeri, petugas taman dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kepada RRI, Senin (20/4/2026).

Menurut Sumeri, penggunaan alas seperti karpet oleh pengunjung menjadi salah satu faktor yang berpotensi merusak rumput. Intensitas pijakan yang tinggi ditambah dengan penggunaan karpet dapat mempercepat penurunan kualitas rumput di area tersebut.

Selain itu, aspek kebersihan juga menjadi perhatian penting. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, volume sampah yang dihasilkan pun ikut bertambah, sehingga membutuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Belum ada kesadaran pengunjung, masih belum tertib, buang sampah sembarangan. Sampahnya makin banyak, tapi pembantu atau petugas sampahnya itu nggak ada tambahan,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini jumlah petugas kebersihan masih terbatas dan belum sebanding dengan kebutuhan di lapangan. Hal ini membuat penanganan sampah belum optimal, terutama saat kondisi alun-alun sedang ramai pengunjung.

Dalam menjalankan tugasnya, DLH memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian taman, mulai dari perawatan rumput, pemangkasan tanaman, hingga memastikan kebersihan area tetap terjaga agar nyaman digunakan masyarakat.

“Buat pengunjung yang datang ke sini, ya, mudah-mudahan sadar lah. Kalau boleh masuk ke lapangan itu harus dijaga semuanya, dijaga sampahnya, harus bersih, terus tamannya jangan dirusak!” ujarnya.

Adapun area rumput Alun-Alun Purwokerto dibuka untuk umum mulai Sabtu (18/4/2026). Kebijakan ini sebagai upaya mengembalikan fungsi alun-alun Purwokerto sebagai ruang publik. (Iham Ramdhani).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....