Tim Mahasiswa Farmasi UMP Bawa Pulang Prestasi dari Malaysia

  • 20 Apr 2026 11:38 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Tim mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil meraih Young Scientist Award dalam ajang Bio-Innovative Challenge 2026 yang diselenggarakan di INTI International University, Malaysia pada 7 April 2026.

Tim yang terdiri dari Oktaviany Salsabillah (ketua), Najwa Haya Asy Syahla, Muhammad Naufal Zaidaan, dan Syifa Permata Buana ini sukses memukau dewan juri melalui inovasi prototype bertajuk STRIPPO.

Inovasi tersebut berupa strip sederhana yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan fenol pada limbah jus buah dengan memanfaatkan enzim PPO yang diekstrak dari kulit pisang. Proyek ini mengusung konsep “From Waste for Waste”, yakni pemanfaatan limbah untuk mengatasi limbah lainnya.

Oktaviany Salsabillah mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras tim yang telah melalui berbagai proses panjang.

“Saya merasa sangat senang dan bersyukur karena hasil kerja keras kami akhirnya terbayarkan dengan pencapaian ini,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Senin (20/4/2026).

Oktaviany menjelaskan bahwa kompetisi ini merupakan ajang berskala besar dengan tingkat persaingan yang tinggi. Ia menuturkan bahwa perjalanan tim tidaklah mudah.

“Perjalanan panjang mencari ide inovatif, mengembangkan prototype dari bahan sederhana, serta menyusun PPT dan laporan. Kami juga banyak mengorbankan waktu istirahat demi hasil yang maksimal,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya peran dosen pembimbing dalam keberhasilan tim.

“Dosen pembimbing sangat berperan dalam mengarahkan kami ke ide yang lebih tepat. Pada awalnya kami sempat keluar dari konteks tema lomba, namun berkat arahan dosen pembimbing, kami bisa kembali fokus dan mengembangkan proyek sesuai jalur yang benar,” tuturnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Farmasi UMP, Assoc. Prof. apt. Binar Asrining Dhiani, Ph.D., turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Kami bangga terhadap pencapaian tingkat internasional dari mahasiswa Fakultas Farmasi UMP ini. Buah kerja keras dan ide kreatif mahasiswa dalam berinovasi yang memberikan dampak penyelesaian masalah lingkungan dan kesehatan sekaligus,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari peran dosen pembimbing yang kompeten di bidangnya.

“Dibawah bimbingan dosen dengan kepakaran kimia analisis, apt. Suparman, Ph.D., menunjukkan bahwa segenap civitas akademika Fakultas Farmasi UMP berkomitmen untuk bersama menorehkan prestasi di tingkat internasional,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....