PKB Wonosobo Gelar Muscab VI, Fokus Konsolidasi dan Regenerasi Kader Muda

  • 20 Apr 2026 08:33 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Wonosobo - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Wonosobo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI sebagai upaya untuk memperkuat konsolidasi partai sekaligus menatap agenda politik ke depan.

Kegiatan ini digelar di kawasan dataran tinggi Dieng, tepatnya di Horison Resort, Minggu (19/4/2026), dengan konsep PKB Culture Festival yang memadukan nuansa politik dan budaya lokal.

Sekretaris DPC PKB Wonosobo, Achmad Faqih, menegaskan bahwa target utama dalam Muscab kali ini adalah meraih kemenangan politik yang realistis dan terukur. Seluruh keputusan strategis, kata dia, dirumuskan melalui forum musyawarah yang melibatkan berbagai elemen partai.

“Ini kan musyawarah tertinggi. Kita mendengar dari PAC, dari poro kasepuhan juga,” ujarnya.

Saat ini, PKB Wonosobo memiliki sekitar 265 ranting yang tersebar hingga tingkat dusun. Basis tersebut dinilai menjadi kekuatan utama dalam menggerakkan mesin politik partai di tingkat akar rumput.

Dalam Muscab VI ini, PKB juga memberi perhatian besar pada regenerasi kader, khususnya dari kalangan anak muda. Faqih menyebut tantangan politik ke depan membutuhkan energi baru dari generasi muda.

“Kita ingin anak-anak muda ikut mengambil peran di politik. Anak-anak muda ini menjadi harapan ke depan,” katanya.

Ia menambahkan, komposisi pengurus muda di tubuh PKB Wonosobo saat ini mencapai sekitar 25 persen dan ditargetkan terus meningkat melalui berbagai program kaderisasi, termasuk Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa.

Dalam waktu dekat, PKB juga akan mendorong kepemimpinan tingkat kecamatan (PAC) diisi oleh kader berusia maksimal 35 tahun.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Sarif Abdillah, menjelaskan bahwa Muscab ini merupakan bagian dari program konsolidasi serentak di tingkat provinsi yang berlangsung pada 15 hingga 20 April 2026.

“Muscab dilaksanakan serentak mulai tanggal 15 sampai 20 April,” jelasnya.

Menurut Sarif, Muscab tidak hanya menjadi forum pemilihan pengurus, tetapi juga proses penjaringan kader potensial yang akan diseleksi melalui uji kelayakan dan kepatutan oleh DPP.

“Kita usulkan kader-kader yang memiliki kapasitas, kapabilitas, dan kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat,” katanya.

Ia menyebut penjaringan calon Ketua DPC masih berlangsung, dengan sekitar empat hingga lima kandidat yang diusulkan. Salah satu nama yang menguat dalam dinamika internal adalah Amir Hussein yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Wonosobo.

Meski demikian, seluruh kandidat masih akan melalui proses uji kelayakan dan kepatutan oleh DPP sebelum ditetapkan secara resmi.

“Nanti kita lihat penilaiannya. Kita ini membuat super team, bukan superman,” ujarnya.

Hasil akhir Muscab, termasuk penentuan Ketua DPC dan Dewan Syuro, ditargetkan rampung pada Juni mendatang. Pelantikan pengurus akan dilakukan secara serentak di Jakarta, kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan di masing-masing daerah pada Juli.

Berbeda dari Muscab pada umumnya, PKB Wonosobo mengemas acara ini dalam format festival budaya. Suasana di lokasi berlangsung semarak dengan berbagai pertunjukan khas daerah, seperti pentas seni lengger dan warok.

Selain itu, terdapat pula pameran ternak unggulan seperti domba Wonosobo dan kambing Peranakan Etawa (PE) yang menjadi daya tarik tersendiri.

Pasca-Muscab, DPW PKB Jawa Tengah akan melanjutkan konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan desa, dengan fokus pada penataan DPAC, ranting, hingga anak ranting guna memperkuat struktur partai secara menyeluruh.

“Targetnya tahun ini Jawa Tengah siap memperbaiki struktur, sehingga berdampak langsung pada kinerja dan isu-isu kemasyarakatan,” pungkas Sarif. (jkw)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....