Perpustakaan Ahmad Tohari Hadir Sebagai Sarana Edukasi Literasi

  • 17 Apr 2026 10:19 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Perpustakaan dan Rumah Sastra Ahmad Tohari hadir sebagai bentuk upaya pemajuan kebudayaan khususnya dalam bidang literasi dan sastra. Perpustakaan ini dibangun oleh Kementerian Kebudayaan pada akhir tahun 2025, lokasinya bertepatan di samping rumah Ahmad Tohari di Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas.

Di dalam perpustakaan tersebut tersedia semua buku karya sang Sastrawan sekaligus Budayawan Indonesia, Ahmad Tohari. Ahmad Tohari mengatakan bahwa perpustakaan ini sering mendapat kunjungan dari berbagai sekolah.

“Jadi saya berterima kasih pemerintah mau membangun ini dan nanti pada hari Sabtu saya akan mendapat kunjungan dari SMA Kroya, 50 siswa ke sini. Ramai sekali nanti ya,” ujar Ahmad Tohari saat diwawancarai RRI Purwokerto pada Kamis (16/4/2026).

Ahmad Tohari juga membagikan pengalamannya sebagai penulis yang berawal dari kebiasaan membaca sejak usia dini. Ia mengaku mulai membaca koran sejak sekolah dasar hingga akhirnya memberanikan diri menulis cerita pendek yang kemudian dimuat di Kompas.

Ahmad Tohari menegaskan bahwa kebiasaan membaca memiliki peran penting dalam memperluas wawasan dan pola pikir. Lebih lanjut, ia menyarankan generasi muda untuk membaca karya-karya sastrawan besar seperti Pramoedya Ananta Toer, Buya Hamka, dan W.S. Rendra. Ia menilai, karya-karya tersebut dapat menjadi referensi dalam membangun wawasan sekaligus membentuk karakter penulis.

“Jadi harus mulai menulis. Ada peribahasa dalam bahasa Latin: Scripto ergo sum, saya menulis maka saya ada. Jadi kalau nggak menulis artinya tidak ada,” ucap Ahmad Tohari.

Di akhir penyampaiannya, Ahmad Tohari kembali menekankan pentingnya budaya literasi di kalangan generasi muda. Ia berharap keberadaan perpustakaan ini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana belajar dan pengembangan diri. (Azra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....