Paguyuban Asmari Kertajaya Satukan Alumni SMA Negeri Purwokerto
- 16 Apr 2026 11:18 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Paguyuban Asmari Kertajaya terus memperkuat peran sebagai wadah pemersatu alumni SMA negeri di Purwokerto, sekaligus menghadirkan berbagai program yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Ketua Umum Pengurus Pusat Paguyuban Asmari Kertajaya (PP PAKJ) periode 2025–2029, Andrijani Sulistiowati, menjelaskan bahwa paguyuban ini berawal dari inisiatif para alumni sejak masa awal berdirinya SMA negeri di Purwokerto.
“Paguyuban ini didirikan oleh para sesepuh alumni dari SMA A dan SMA B, sebelum adanya penamaan SMA 1. Sejak kelulusan pertama tahun 1951, para pendiri ingin memiliki wadah untuk berkumpul dan berkolaborasi,” ujarnya.
Secara resmi, Paguyuban Asmari Kertajaya yang merupakan singkatan dari Alumni Sekolah Menengah Negeri di Purwokerto yang Jaya, didirikan pada 17 Januari 1989 di Jakarta. Meski berpusat di ibu kota, organisasi ini mencakup seluruh alumni di berbagai daerah, dengan Purwokerto sebagai basis almamater.
Keunikan paguyuban ini terletak pada sistem pengelompokan alumni yang disebut “gerbong”, dimulai dari lulusan tahun 1951 hingga angkatan terbaru. Sistem ini memungkinkan seluruh alumni dari berbagai generasi tetap terakomodasi dalam satu wadah.
Dalam masa kepengurusan saat ini, PP PAKJ telah menetapkan berbagai program kerja melalui Rapat Kerja Nasional pada 1 November 2025. Terdapat delapan bidang yang menjalankan program secara kolaboratif selama empat tahun ke depan.
Salah satu program unggulan adalah “Gerbek Asmari”, yang melibatkan berbagai bidang dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut antara lain pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut serta pemeriksaan kesehatan umum yang bekerja sama dengan rumah sakit gigi dan mulut pendidikan serta Puskesmas Purwokerto Timur II.
Selain itu, bidang pendidikan, olahraga, dan budaya turut menghadirkan kegiatan seperti jalan sehat, hiburan, hingga gerakan penghijauan melalui penanaman pohon. Di sisi lain, bidang advokasi dan bantuan hukum menyelenggarakan edukasi hukum bagi siswa dan guru, khususnya untuk meningkatkan kesadaran hukum di lingkungan sekolah.
Tak hanya itu, bidang ekonomi kreatif juga menginisiasi kegiatan “UMKM Asmari Fest” sebagai wadah promosi dan pengembangan usaha bagi pelaku UMKM agar lebih dikenal masyarakat luas.
Andrijani menegaskan, Gerbek Asmari tidak hanya menjadi ajang silaturahmi alumni, tetapi juga sarana kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Tagline kami adalah berdaya, berdampak, dan berkelanjutan. Kami berharap masyarakat, khususnya di Kabupaten Banyumas dan Kota Purwokerto, dapat memanfaatkan kegiatan ini, termasuk bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, melalui program advokasi hukum, pihaknya ingin menanamkan nilai-nilai positif di kalangan pelajar, seperti menghormati guru dan menjaga hubungan baik antar teman.
Dengan berbagai program tersebut, Paguyuban Asmari Kertajaya diharapkan mampu terus memperkuat peran alumni tidak hanya sebagai jaringan sosial, tetapi juga sebagai motor penggerak kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....