Pendiri MTS Pakis Masuk Nominasi Penghargaan Kalpataru

  • 16 Apr 2026 11:01 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Upaya pelestarian lingkungan berbasis pendidikan kembali mendapat perhatian di tingkat provinsi. Seorang penggerak lingkungan asal Kabupaten Banyumas, Isrodin, masuk dalam jajaran kandidat penerima Penghargaan Kalpataru Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 untuk kategori Perintis.

Verifikasi lapangan terhadap Isrodin dilaksanakan pada Rabu (15/4/2026) di MTs Pakis, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas. Kegiatan tersebut dilakukan oleh tim penilai yang terdiri dari Heryanti dan Asianti Rostita dari DLHK Provinsi Jawa Tengah, Prasetyo N dari Disnakkeswan Provinsi Jawa Tengah, serta Dody dari Bagian Perekonomian Sekda Provinsi Jawa Tengah.

Isrodin (43), yang akrab disapa Kang Is, dikenal sebagai pendiri sekolah hutan MTs Pakis sejak tahun 2013. Ia mengembangkan sistem pendidikan berbasis agroforestri yang mengintegrasikan pembelajaran dengan konservasi lingkungan dan pelestarian keanekaragaman hayati.

Isrodin mengaku bersyukur atas kesempatan yang diraih. Ia menilai pencapaian ini menjadi bentuk pengakuan terhadap upaya pendidikan lingkungan yang telah dijalankan selama ini. “Bagi saya, yang terpenting adalah bagaimana pendidikan lingkungan di MTs Pakis ini tetap berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain fokus pada pendidikan, MTs Pakis juga memberdayakan masyarakat melalui budidaya kopi lokal yang telah dikembangkan hingga tahap hilirisasi produk. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung keberlanjutan pendidikan sekaligus meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Sekolah tersebut menjadi contoh pendidikan alternatif yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membangun kesadaran ekologis siswa. Konsep ini dinilai memiliki dampak nyata, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun ekonomi masyarakat sekitar.

Anggota tim penilai, Heryanti, menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat 11 nominator pada kategori perintis lingkungan. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi dan verifikasi dokumen, terpilih empat kandidat terbaik yang berhak melaju ke tahap verifikasi lapangan. “Saat ini kami melakukan verifikasi langsung untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi di lapangan, termasuk menggali informasi dari pihak terkait,” ujarnya.

Ia menambahkan, indikator penilaian meliputi inovasi kegiatan, manfaat yang dihasilkan, serta dampak terhadap aspek ekologi, ekonomi, dan sosial. Dari empat kandidat tersebut, nantinya akan dipilih tiga penerima penghargaan tingkat provinsi, dan satu di antaranya akan diusulkan ke tingkat nasional.

Melalui ajang Kalpataru, pemerintah memberikan apresiasi kepada individu yang berkontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan. Sosok seperti Isrodin diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap keberlangsungan alam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....