Dinas kesehatan Kota Tegal Dorong Gerakan Donor Darah Melalui “Sadulur Donor”

  • 10 Apr 2026 08:13 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Kota tegal - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-446 Kota Tegal, Dinas Kesehatan Kota Tegal meluncurkan paguyuban donor darah bertajuk “Sadulur Donor”. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Kota Tegal pada Kamis (9/4/2026).

Peluncuran paguyuban tersebut, ditandai dengan pengukuhan pengurus secara simbolis melalui pengalungan kartu keanggotaan oleh Ketua PMI Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono. Momentum tersebut menjadi langkah awal dalam membangun gerakan donor darah yang lebih terorganisir di lingkungan tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, M. Zaenal Abidin, menjelaskan bahwa pembentukan paguyuban tersebut memiliki tujuan strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

“Paguyuban donor darah ‘Sadulur Donor’ dibentuk untuk mewadahi para pendonor sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan darah di PMI, serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan Dinas Kesehatan.” jelas Zaenal.

Paguyuban tersebut melibatkan 18 orang pengurus dengan jumlah anggota mencapai 471 orang yang berasal dari berbagai unit layanan kesehatan di Kota Tegal, termasuk puskesmas, laboratorium kesehatan, hingga instalasi farmasi Kota Tegal. Keterlibatan lintas unit ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta menjaga keberlanjutan kegiatan donor darah secara rutin.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, menegaskan bahwa pembentukan paguyuban tersebut sejalan dengan tugas dan fungsi PMI dalam pelayanan darah. Menurutnya, keberadaan paguyuban dinilai penting dalam menjawab tingginya kebutuhan darah di Kota Tegal yang setiap bulannya dapat mencapai antara 1.200 hingga 1.400 kantong darah.

“Pembentukan Paguyuban Donor Darah ‘Sadulur Donor’ Dinas Kesehatan Kota Tegal merupakan bentuk pelaksanaan amanat Undang-Undang tentang kepalangmerahan dalam mendukung pelayanan darah.” kata Agus.

PMI Kota Tegal sangat mengapresiasi langkah tersebut sebagai langkah konkret dalam mendukung penyediaan darah, mulai dari penghimpunan pendonor, pengelolaan stok, hingga distribusi ke fasilitas kesehatan yang membutuhkan. Melalui paguyuban “Sadulur Donor”, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah terus meningkat, sehingga kebutuhan darah di Kota Tegal dapat terpenuhi secara berkelanjutan dan tepat waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....