Peran Perawat di Tengah Kemajuan Teknologi
- 07 Apr 2026 11:20 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Peran perawat dalam sistem pelayanan kesehatan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi di era modern. Tidak hanya sebagai tenaga medis, perawat juga dituntut mampu memberikan pelayanan yang humanis kepada pasien di tengah berbagai inovasi digital yang semakin canggih.
Suci Khasanah, S.Kep., Ns., M.Kep., sebagai perwakilan dari dunia pendidikan keperawatan, melihat bahwa perawat memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi dan pendekatan kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan.
“Perawat itu bidang areanya adalah bagaimana memberikan asuhan terhadap respon yang dirasakan pasien, jadi memanusiakan manusia ini menjadi kunci utama dalam memberikan asuhan keperawatan. Di era modern ini, teknologi mungkin bisa menggantikan pekerjaan tertentu, tetapi memanusiakan manusia. Tidak bisa digantikan oleh siapa pun,” kata Suci kepada RRI, Selasa (7/4/2026).
Dalam konteks pendidikan, kontribusi organisasi profesi seperti Dewan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPK PPNI), menurutnya, menjadi penting dalam membentuk perawat yang kompeten. Hal ini dilakukan melalui penguatan kurikulum, pemberian motivasi kepada mahasiswa, serta pembekalan terkait dunia kerja dan etika profesi.
Selain itu, dunia pendidikan juga memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan mahasiswa agar siap menghadapi perkembangan teknologi. Suci menyampaikan, integrasi teknologi dalam pembelajaran menjadi langkah penting agar lulusan keperawatan mampu beradaptasi dengan kebutuhan pelayanan kesehatan saat ini.
“Memang saat ini perawat dituntut untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sehingga kami di pendidikan juga sudah memasukkan kurikulum terkait penggunaan teknologi, agar nantinya perawat mampu menggunakannya dengan baik,” ujar dosen Universitas Harapan Bangsa (UHB) Purwokerto itu.
Meski demikian, Suci menilai bahwa tantangan tetap ada, terutama bagi tenaga pendidik dan perawat itu sendiri. Mereka dituntut untuk terus mengikuti perkembangan teknologi agar tidak tertinggal, sekaligus mampu melakukan inovasi dalam praktik keperawatan, seperti penerapan telenursing dan sistem dokumentasi digital.
Di sisi lain, perawat juga harus tetap menjaga kualitas pelayanan dengan mengedepankan aspek caring atau kepedulian terhadap pasien. Nilai ini menjadi ciri khas profesi keperawatan yang tidak dapat tergantikan oleh teknologi.
“Caring itu bagaimana kita bisa memanusiakan manusia. Jadi walaupun teknologi berkembang sangat pesat, aspek caring ini harus tetap ada dalam diri perawat, sehingga pelayanan yang diberikan tetap humanis,” tegasnya.
Suci berharap, ke depannya perawat tidak hanya mampu memberikan asuhan keperawatan secara konvensional, tetapi juga terus belajar dan beradaptasi dengan teknologi. Dengan begitu, perawat dapat menjawab tantangan pelayanan kesehatan modern serta memberikan kontribusi yang lebih optimal bagi masyarakat. (Ilham Ramdhani).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....