Sebanyak 586 Penumpang Anjloknya KA Bangunkarta Dialihkan Menggunakan Bus
- 07 Apr 2026 10:13 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Brebes - Kereta Api Bangunkarta relasi Jombang menuju Pasar Senen dilaporkan mengalami anjlok di emplasemen dekat Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, pada Senin, (6/4/2026) sore hari. Dalam kejadian tersebut, sebanyak tiga gerbong keluar dari rel sehingga menghambat perjalanan dan memerlukan penanganan intensif dari petugas di lapangan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, PT KAI Daop 5 Purwokerto langsung menerjunkan petugas ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi serta pengamanan area sekitar jalur rel. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api sebelum jalur digunakan kembali.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa proses evakuasi saat ini menjadi prioritas utama, sembari memastikan seluruh rangkaian penanganan berjalan sesuai prosedur keselamatan yang telah ditetapkan.
“kami tentu melakukan pengecekan baik prasarana, jalur relnya maupun bantalan-bantalannya sehingga kereta api memang dapat melalui jalur tersebut dengan normal dengan selamat.” jelas As'ad.
PT KAI Daop 5 Purwokerto masih melakukan penyelidikan terkait insiden Penyebab pasti anjloknya KA Bangunkarta oleh pihak internal KAI bersama tim terkait. Proses investigasi tersebut dilakukan secara menyeluruh, mencakup pemeriksaan teknis sarana, prasarana, hingga kemungkinan faktor eksternal yang mempengaruhi kejadian.
Dampaknya, sebanyak 586 penumpang tidak dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api dari Stasiun Bumiayu. Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, pihak KAI telah menyiapkan sebanyak 10 armada bus untuk mengantarkan para penumpang menuju stasiun tujuan akhir sesuai dengan tiket yang dimiliki.
Selain berdampak pada penumpang KA Bangunkarta, kejadian tersebut juga menyebabkan gangguan pada sejumlah perjalanan kereta api lainnya yang melintas di jalur tersebut. Salah satu penumpang yang terdampak, Poniman, mengungkapkan bahwa ia harus mengalami keterlambatan perjalanan cukup lama akibat peristiwa tersebut.
“Saya dari Bumiayu mau tujuan ke Surabaya terdampak ini, jadi ada keterlambatan perjalanan, sampai sekarang itu sampai 2 jam.” ujar Poniman.
Pihak KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat peristiwa tersebut. Diharapkan proses evakuasi dapat segera diselesaikan sehingga jalur kereta api kembali beroperasi secara normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....