Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Banyumas 2026-2031 Resmi Dilantik
- 02 Apr 2026 20:13 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas masa bakti 2026–2031 resmi dilantik pada Selasa (31/3/2026) di Pendopo Si Panji Purwokerto. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan pentingnya peran PMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Sadewo berharap kepengurusan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, profesionalitas, dan integritas dalam setiap pengabdian.
“Kepercayaan ini adalah amanah besar yang harus dijaga dan dijalankan dengan sungguh-sungguh. PMI memiliki peran penting, tidak hanya saat terjadi bencana, tetapi juga dalam membangun kesiapsiagaan, edukasi masyarakat, pelayanan kesehatan, hingga memastikan ketersediaan darah melalui donor sukarela,” ujarnya.
Sadewo juga menyoroti tantangan yang semakin kompleks, seperti perubahan lingkungan, cuaca ekstrem, dan dinamika sosial yang terus berkembang. Dalam situasi tersebut, keberadaan PMI dinilai semakin relevan dan dibutuhkan.
“Perkuat sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat. Kerja-kerja kemanusiaan akan jauh lebih kuat jika dilakukan secara bersama-sama,” tuturnya.
Selain itu, Sadewo menekankan pentingnya pemberdayaan PMI di tingkat kecamatan sebagai garda terdepan yang paling dekat dengan masyarakat dan memahami kondisi wilayah secara langsung.
“Saya percaya, dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang tulus, PMI Kabupaten Banyumas akan semakin kuat dan terus bermanfaat bagi masyarakat,” kata Bupati.
Sejalan dengan itu, Ketua PMI Kabupaten Banyumas terpilih, Nungky Harry Rachmat, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan reorganisasi dalam penyusunan kepengurusan guna meningkatkan pelayanan di bidang sosial kemanusiaan.
“Kami berharap PMI tetap ada pada garda terdepan dalam konteks pelayanan sosial kemanusiaan,” ucapnya.
Nungky juga memastikan pihaknya akan terus menjaga ketersediaan darah, baik dari segi jumlah maupun kualitas, sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menambahkan, pihaknya akan meningkatkan pembinaan dan kapasitas relawan PMI yang tersebar agar organisasi semakin kuat dan sinergis.
“Tentu kami akan lebih meningkatkan sinergitas dengan pemerintah daerah, beserta seluruh stakeholder lainnya,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....