Sebanyak 189 Relawan PMI Kota Tegal Disiapkan dalam Menghadapi Situasi Darurat
- 02 Apr 2026 10:05 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kota Tegal - Upaya memperkuat sistem kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat tingkat kelurahan terus dilakukan Pemerintah Kota Tegal. Langkah tersebut dilakukan melalui pengukuhan ratusan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) pada hari Rabu, (1/4/2026) yang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam penanganan berbagai situasi darurat di tengah masyarakat.
Pengukuhan relawan PMI tersebut menjadi bagian dari strategi membangun sistem respons cepat berbasis wilayah, sehingga setiap kelurahan memiliki personel yang siap bergerak saat dibutuhkan. Keberadaan relawan di tingkat lokal dinilai penting untuk mempercepat penanganan awal sebelum bantuan skala lebih besar dikerahkan.
Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, menjelaskan bahwa pengukuhan tersebut melibatkan seluruh kelurahan yang ada di Kota tegal. Keterlibatan seluruh wilayah tersebut menunjukkan kesiapan struktur relawan yang lebih terorganisir dan terdistribusi dengan baik.
“Pengukuhan relawan PMI kelurahan se-Kota tegal diikuti oleh 189 relawan PMI yang terdiri dari masing-masing kelurahan sebanyak 7 relawan PMI dan semuanya lengkap." jelas Agus.
Setiap kelurahan di Kota tegal memiliki tim relawan yang dapat langsung bergerak dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungannya masing-masing. Hal tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan saat terjadi bencana atau situasi krisis.
Sementara itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono menekankan bahwa pembentukan forum relawan menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antar anggota di lapangan. Menurutnya, keberhasilan penanganan kondisi darurat sangat ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan komunikasi antar relawan.
“Dengan adanya forum ini, diharapkan koordinasi, komunikasi, dan sinergi antara relawan semakin kuat. Sehingga respons terhadap berbagai situasi darurat dapat dilakukan dengan lebih cepat, terpadu, dan terorganisir." ujar Dedy Yon.
Ia menambahkan bahwa penguatan sinergi tersebut menjadi kunci dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Tanpa koordinasi yang baik, penanganan di lapangan berpotensi berjalan lambat dan kurang efektif.
Melalui pengukuhan tersebut, Pemerintah Kota Tegal berharap para relawan PMI mampu menjalankan peran secara optimal dalam membantu masyarakat. Selain itu, kesiapan dan profesionalisme relawan diharapkan dapat meningkatkan rasa aman serta memperkuat ketahanan sosial di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....