Layanan Bus Trans Banyumas Resmi Terhubung dengan Stasiun Purwokerto
- 27 Mar 2026 17:48 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Layanan Bus Trans Banyumas resmi terintegrasi dengan Stasiun Purwokerto. Integrasi ini mempermudah mobilitas penumpang kereta api sekaligus memperkuat konektivitas transportasi publik di wilayah Banyumas.
Dengan skema ini, armada Trans Banyumas kini dapat langsung masuk ke area Stasiun Purwokerto melalui pintu barat. Penumpang pun bisa naik atau turun tanpa harus keluar jauh dari kawasan stasiun.
Vice President PT KAI Daop 5 Purwokerto Mohamad Arie Fathurrochman menyampaikan bahwa integrasi ini merupakan upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelanggan kereta api, melalui kemudahan akses transportasi lanjutan yang terintegrasi.
Terlebih, volume penumpang di Stasiun Purwokerto mencapai sekitar 10.000 orang (berangkat dan datang) dalam satu hari, sedangkan pada masa puncak seperti angkutan Lebaran, jumlahnya meningkat sampai 20.000 penumpang per hari. Kondisi ini membuat kebutuhan transportasi lanjutan yang mudah diakses menjadi semakin penting.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Trans Banyumas atas terealisasinya integrasi layanan Trans Banyumas di Stasiun Purwokerto,” kata Arie usai peresmian integrasi layanan Trans Banyumas di Stasiun Purwokerto, Jumat (27/3/2026).
Sementara, guna mendukung adanya integrasi ini, KAI Daop 5 meningkatkan fasilitas dengan memperluas area parkir sisi barat Stasiun Purwokerto. Area tersebut saat ini mampu menampung hingga 200 mobil dan 250 sepeda motor.
”Penambahan kapasitas parkir ini merupakan bentuk peningkatan layanan seiring meningkatnya volume penumpang,” kata Arie.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, integrasi antara layanan Trans Banyumas dengan Stasiun Purwokerto merupakan sebuah langkah strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat yang lebih mudah dan terjangkau.
“Harapan Saya nanti tidak hanya Trans Banyumas, apakah Trans Jateng dari Purbalingga bisa juga masuk ke sini, pasti masyarakat akan lebih senang, karena tugas kita kan sebagai pelayanan masyarakat,’’ tuturnya.
Menurutnya, dengan adanya konektivitas ini, masyarakat tidak hanya dimudahkan dalam berpindah mode transportasi, tetapi juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, hingga turut berkontribusi dalam mengurangi kemacetan dan menekan emisi lingkungan.
“Selain itu integrasi juga memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah. Akses transportasi yang semakin baik akan membuka peluang yang lebih luas bagi pengembangan sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi di Kabupaten Banyumas,” ucap Sadewo.

Setelah dilunching, layanan Trans Banyumas di Stasiun Purwokerto akan resmi beroperasi per Sabtu (28/3/2026), mulai pukul 05.00-20.00 WIB setiap hari. Bus Trans Banyumas akan melayani naik-turun penumpang lewat pintu barat dengan headway atau waktu tunggu antarbus antara 15-20 menit.
Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi Ipoeng Martha Marsikun menyampaikan, layanan Bus Trans Banyumas yang terintegrasi di Stasiun Purwokerto meliputu tiga koridor, yaitu Koridor 1, Koridor 3A, dan Koridor 3B.
Ia menjelaskan, Koridor 1 melayani rute Rute dari Ajibarang – Pasar Pon – Stasiun Purwokerto – Kota (SMA N 1 Purwokerto). Korindor ini terintegrasi dengan Koridor 2 untuk tujuan Unsoed/Baturraden/Patikraja dan Notog/Menara Pandang/Alun-alun.
Kemudian, Koridor 3A menghubungkan Terminal Bulupitu (teirntegrasi dengan Koridor 4 dari Banyumas Kota Lama) kemudian Tanjung – Stasiun – Unwiku – Beji – Dukuwaluh – UMP – Kebondalem – Kembali ke Terminal Bulupitu.
Sementara itu, Koridor 3B melayani rute dari UMP – Beji – Unwiku – termasuk akses menuju Stasiun Purwokerto – Terminal Bulupitu dan terintegrasi dengan Trans Jateng yang akan melanjutkan ke Bukateja/Purbalingga dan K4 yang akab menuju Kota Lama Banyumas.
“Untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi rute dan podisi bus secara real time, pengguna dapat mengunduh aplikasi Mitra Darat dan Papan Elektronik PTIS NGI yang tersedia di area drop-off,” ucap Ipoeng.
Adapun integrasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Banyumas dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto. Sebelum diresmikan, layanan ini telah melalui tahap uji coba pada Rabu (18/3/2026) guna memastikan kesiapan operasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....