Pengelola Mas Kemambang Keluhkan Penurunan Drastis Wisatawan
- 26 Mar 2026 15:08 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Momen cuti libur lebaran 2026 berdampak pada kondisi kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di Kabupaten Banyumas yang menunjukkan tren beragam. Berbeda dengan optimisme di beberapa ruang publik baru, objek wisata Taman Mas Kemambang justru mencatatkan penurunan jumlah pengunjung yang cukup signifikan dibandingkan dengan periode lebaran tahun-tahun sebelumnya.
Tarsum, selaku Penanggung Jawab Operasional Mas Kemambang menjelaskan, bahwa meskipun terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan hari biasa atau masa Ramadan, namun angka kunjungan tahun ini merosot jauh jika disandingkan dengan data tahun lalu. Menurutnya, faktor banyaknya pilihan objek wisata baru menjadi tantangan utama bagi destinasi yang dikelolanya.
“Kalau secara umum untuk tahun ini ada peningkatan dibanding harian biasa. Cuma ketika dibandingkan dengan pendapatan atau peningkatan tahun lalu, ini turunnya jauh banget,” ujarnya saat diwawancarai oleh RRI Purwokerto pada Rabu, (25/3/2026).
Lebih lanjut, Tarsum memaparkan data spesifik yang memperlihatkan ketimpangan tersebut. Pada bulan April tahun lalu, Mas Kemambang berhasil menarik 54.615 pengunjung.
Sementara pada periode 1 Maret hingga 24 Maret 2026, tercatat baru sekitar 9.119 orang yang berkunjung. Ia menilai, selain faktor penyebaran lokasi wisata, tren mudik lebaran tahun ini juga dirasakan tidak sepadat tahun sebelumnya.
Meski demikian, Taman Mas Kemambang tetap menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati fasilitas rekreasi di tengah kota. Beberapa fasilitas unggulan seperti sepeda air, taman bermain anak (playground), serta persewaan pendopo untuk acara silaturahmi keluarga besar masih menjadi daya tarik utama.
“Untuk situasi lebaran ini memang kebanyakan rombongan keluarga besar. Alhamdulillah untuk pemesanan tempat atau reservasi pendopo hampir penuh hingga tanggal 29 nanti, bahkan bulan depan sudah ada yang pesan. Lewat reservasi ini kami tetap optimis kunjungan akan terus meningkat seiring panjangnya waktu libur,” tambahnya.
Dalam hal pelayanan, pengelola juga memastikan kenyamanan pengunjung tetap terjaga, terutama dari sisi kebersihan. Jika pada hari biasa petugas kebersihan berputar dua kali dalam satu shift, di masa keramaian lebaran ini frekuensi ditingkatkan menjadi minimal tiga kali putaran untuk memastikan area tetap asri.
Terakhir, Tarsum menyampaikan harapannya agar inovasi wahana baru, seperti kolam renang portable yang sempat terkendala pengiriman, dapat segera terealisasi untuk menyegarkan wajah Mas Kemambang. Ia juga berharap masyarakat tetap mencintai dan mendukung objek wisata lokal di lingkungannya sendiri.
“Harapan kami tentu pemerintah mampu memberikan dorongan agar masyarakat mencintai objek wisata di daerahnya sendiri sebelum ke luar kota. Inovasi harus terus muncul agar pengunjung tidak jenuh, sehingga perputaran ekonomi bagi pengelola mainan hingga tenant UMKM di sini tetap terjaga,” tuturnya. (Ananda Rizky)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....