Monitoring HTH dan HH BMKG: Sebagian Besar Wilayah Jateng Masih Diguyur Hujan
- 21 Mar 2026 08:24 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: BMKG melaporkan hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) dan analisis curah hujan dasarian ke-2 Maret 2026 di Jawa Tengah. Hasil menunjukkan sebagian besar wilayah masih mengalami hujan hingga 20 Maret 2026.
Berdasarkan data terbaru, mayoritas wilayah Jawa Tengah berada pada kategori Hari Tanpa Hujan sangat pendek, yakni berkisar antara 1 hingga 5 hari tanpa hujan. Sementara itu, kategori HTH pendek (6–10 hari) terpantau di sebagian wilayah seperti Pemalang, Pekalongan, Pati, Grobogan, Sragen, Wonogiri, Kebumen, dan Banjarnegara.
Adapun kategori HTH menengah (11–20 hari) terjadi di sebagian kecil wilayah Kendal, Blora, Sragen, dan Wonogiri. Dalam analisis curah hujan dasarian ke-2 Maret 2026 (11–20 Maret), sebagian besar wilayah Jawa Tengah berada pada kategori rendah hingga menengah, dengan kisaran 0–150 mm per dasarian.
Namun, curah hujan dengan kategori tinggi (151–200 mm/dasarian) tercatat di sejumlah wilayah terbatas. Seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Batang, Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Pati, Rembang, dan Blora.

Sementara itu, untuk prediksi probabilistik dasarian ke-3 Maret 2026, peluang curah hujan menengah (51–150 mm/dasarian) masih mendominasi hampir seluruh wilayah Jawa Tengah. Peluang curah hujan rendah (0–50 mm/dasarian) diperkirakan terjadi di Kota Pekalongan dan Kabupaten Rembang, serta sebagian wilayah Pati, Cilacap, dan beberapa daerah lainnya.
BMKG tidak memprediksi adanya curah hujan tinggi maupun sangat tinggi pada periode ini. Lebih lanjut, dalam prediksi deterministik hingga dasarian ke-3 April 2026, curah hujan di Jawa Tengah secara umum diperkirakan berada pada kategori menengah, terutama pada akhir Maret.
Namun, memasuki April 2026, intensitas hujan diprediksi cenderung menurun dengan dominasi kategori rendah hingga menengah di hampir seluruh wilayah. Meski demikian, terdapat beberapa wilayah yang masih berpotensi mengalami curah hujan tinggi secara lokal, seperti sebagian kecil Kabupaten Pemalang pada dasarian ke-3 April.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca, terutama di masa peralihan musim. Serta juga memanfaatkan informasi iklim ini untuk mendukung berbagai sektor, seperti pertanian, kebencanaan, dan aktivitas sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....