Memaknai Idulfitri sebagai Momentum Kemenangan Diri
- 17 Mar 2026 16:49 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Kemenangan umat muslim setelah menjalani puasa pada bulan Ramadan dapat dimaknai sebagai kemenangan diri setelah satu bulan penuh melaksanakan kewajiban sebagai makhluk Allah SWT. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua MUI Prof. Dr. KH. M Roqib. M. Ag, Selasa (17/03/26).
Makna kemenangan Idulfitri tidak hanya bersifat seremonial, tetapi merupakan hasil dari pemahaman mendalam terhadap filosofi puasa atau asrarush shaum. Menurutnya, puasa dapat menjadi sarana untuk mengingatkan manusia akan hakikat dirinya sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang wajib tunduk pada perintah-Nya.
“Kemenangan yang dimaksud adalah kemenangan disebabkan karena kita menjadi benar-benar menuju kepada kemanusiaan kita. Ingat pada diri sebagai manusia dan memanusiakan orang lain sebagai manusia,” ujarnya.
Roqib menjelaskan, melalui puasa, manusia dilatih untuk membangun hubungan yang harmonis, baik dengan Tuhan, sesama manusia, maupun dengan alam. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan menjalani ibadah Ramadan.
Selain itu, tradisi saling memaafkan saat Idulfitri juga dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan sosial. Sikap meminta dan memberi maaf merupakan wujud nyata dari ajaran Islam yang mengedepankan kasih sayang.
“Sebaik-baik orang yang salah adalah yang mau meminta maaf, dan sebaik-baik orang yang disalahi adalah yang mau memberikan maaf. Bahkan orang yang lebih baik lagi adalah memaafkan orang meskipun yang bersangkutan tidak minta maaf,” katanya.
Pada penghujung Ramadan tahun ini, ia juga mengajak umat muslim untuk memaksimalkan ibadah hingga detik terakhir. Seluruh potensi diri, baik pikiran, hati, maupun tindakan, perlu difokuskan untuk meningkatkan kualitas amalan.
Roqib berpesan agar nilai-nilai kebaikan selama Ramadan tetap dijaga dan dilanjutkan setelah Idulfitri. Konsistensi dalam berbuat baik menjadi kunci agar ibadah yang telah dilakukan tidak berhenti sebagai rutinitas tahunan semata. (Aisha Rahmadanny)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....