Bupati Banyumas Dorong ASN Salurkan Zakat lewat Payroll

  • 12 Mar 2026 23:35 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat kesejahteraan umat. Pasalnya, potensi zakat umat Islam di Kabupaten Banyumas dinilai cukup besar dan dapat menjadi kekuatan penting dalam mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan sosial lainnya.

Hal tersebut disampaikan Sadewo saat menghadiri kegiatan Gerakan Cinta Zakat yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyumas, Kamis (12/3/2026). Menurutnya, gerakan tersebut tidak hanya mengajak masyarakat untuk menunaikan kewajiban berzakat, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa zakat merupakan bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial dan mempercepat kesejahteraan masyarakat.

“Zakat itu sifatnya sukarela. Itu urusan pribadi masing-masing dengan Tuhan. Saya tidak memaksakan, tetapi saya menghimbau kepada seluruh kepala perangkat daerah, para camat, lurah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk bersama-sama menunaikan zakat melalui mekanisme yang lebih sistematis, salah satunya melalui sistem pemotongan langsung atau payroll system,” ujar Sadewo.

Ia berharap ke depan zakat dapat menjadi bagian dari budaya kepedulian, budaya berbagi, serta semangat gotong royong yang telah menjadi karakter masyarakat Banyumas.

“Jika zakat kita kelola dengan baik, transparan, dan penuh amanah, maka manfaatnya akan kembali kepada masyarakat kita sendiri dan menjadi bagian dari upaya besar membangun Banyumas yang lebih sejahtera dan berkeadilan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Banyumas Khasanatul Mufidah mengungkapkan bahwa Banyumas hingga kini masih menjadi daerah dengan pengumpulan zakat tertinggi di Jawa Tengah.

“Untuk tahun 2025, kita masih memegang pengumpulan terbanyak dengan total Rp25,25 miliar,” ucapnya.

Ia menambahkan, terdapat enam organisasi perangkat daerah (OPD) di Banyumas yang telah mencapai capaian 100 persen dalam pengumpulan zakat, yakni BKPSDM, Dinas Pendidikan, Dinperkim, Setda, BPBD, dan DPMPTSP. Sementara pada tingkat kecamatan, capaian serupa diraih oleh Kecamatan Tambak, Ajibarang, Kedungbanteng, dan Cilongok.

Khasanah menjelaskan bahwa zakat yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada para mustahik, baik dalam bentuk bantuan konsumtif maupun program pemberdayaan produktif.

“InsyaAllah apa yang disalurkan oleh masyarakat Banyumas akan kami kelola dengan sebaik mungkin,” ujarnya.

Khusus selama bulan Ramadan, Baznas Banyumas juga menyalurkan dana sekitar Rp1,1 miliar melalui sejumlah program sosial, di antaranya santunan bagi marbot, bantuan untuk dhuafa, santunan anak yatim, program mudik gratis, posko mudik, serta program zakat fitrah.

“Nanti di posko mudik juga akan ada layanan Z-Coffee dan Z-Auto. Semuanya gratis, baik kopi maupun layanan perbengkelan. Rencananya posko tersebut akan didirikan di jalur Jatilawang,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....