DPPP Purbalingga Monitoring Pangan Asal Hewan di Pasar Bukateja

  • 12 Mar 2026 14:00 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga: Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Purbalingga melakukan monitoring Pangan Asal Hewan (PAH) di Pasar Bukateja, Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut melibatkan tim dari Bidang Perlindungan Pertanian, Satker Puskeswan Bukateja, fungsional medik dan paramedik veteriner, serta pengawas mutu hasil pertanian.

Kepala DPPP Purbalingga, Prayitno mengatakan hasil monitoring menunjukkan harga daging ayam broiler berada pada kisaran Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram, sementara daging sapi mencapai Rp150.000 per kilogram. Harga tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan hasil monitoring yang dilakukan sebelumnya di Pasar Segamas Purbalingga pada Kamis (5/3/2026).

“Untuk hasil monitoring, pengawasan, dan pemeriksaan PAH secara umum baik, jadi masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas daging di Pasar Bukateja,” tuturnya.

Selain daging, tim juga mencatat harga telur ayam ras berkisar antara Rp27.500 hingga Rp29.000 per kilogram, telur puyuh mentah Rp40.000 per kilogram, dan telur puyuh matang Rp44.000 per kilogram. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan pemeriksaan organoleptik yang meliputi warna, bau, konsistensi, kondisi fisik, serta cemaran fisik dan pemeriksaan post mortem pada bagian kepala, karkas, dan jeroan dengan hasil yang baik.

Prayitno menambahkan hasil pengukuran pH daging secara umum juga menunjukkan kualitas yang baik sehingga masyarakat tidak perlu khawatir saat membeli daging untuk kebutuhan konsumsi, termasuk menjelang hari raya. Tim DPPP Purbalingga juga memberikan penyuluhan kepada pedagang terkait kehalalan produk PAH serta imbauan agar tidak mencampur daging dengan jeroan maupun olahan daging matang dalam satu lapak.

“Produk PAH yang diedarkan ke masyarakat wajib dijamin kehalalannya didukung dengan prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH),” ucapnya.

Melalui kegiatan monitoring tersebut, pemerintah daerah memastikan produk pangan asal hewan yang beredar di pasar tradisional tetap memenuhi standar keamanan, kualitas, dan kehalalan sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....