Petani Tewas Tertimpa Pohon Jenitri di Kebumen

  • 10 Mar 2026 12:59 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Kebumen - Seorang petani dilaporkan meninggal dunia setelah pohon jenitri yang dipanjatnya tiba-tiba tumbang saat proses panen di Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Senin (9/3/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di kebun milik warga bernama Kamari yang berada di Blok 8 Dusun Patok, RT 01 RW 02.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, korban meninggal dunia bernama Sayono (56), warga Dusun Patok, Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng. Sementara seorang rekannya, Yatiman (54), mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Sruweng.

“Peristiwa terjadi saat kedua korban memanjat pohon jenitri untuk memanen buahnya. Diduga pohon tersebut sudah tua dan akarnya lapuk sehingga tiba-tiba tumbang,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Berdasarkan keterangan saksi, kedua korban berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 WIB menuju kebun yang berjarak sekitar dua kilometer dari permukiman. Sekitar pukul 09.00 WIB, saat keduanya berada di ketinggian belasan meter, pohon tersebut mendadak tumbang.

Salah seorang saksi bernama Seja Kuswoyo yang sedang mencari rumput sekitar 100 meter dari lokasi mendengar suara pohon roboh disertai teriakan minta tolong. Saat mendatangi lokasi, saksi mendapati kedua korban sudah terjatuh.

Korban Sayono ditemukan dalam kondisi tidak bergerak, sementara Yatiman mengalami luka dan mengeluh kesakitan. Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar sebelum kedua korban dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan pohon jenitri setinggi sekitar 16 meter tersebut tumbang akibat akar yang telah lapuk dan berlubang. Di lokasi juga ditemukan sejumlah peralatan panen seperti tangga bambu, tali plastik, serta alat pemanen dari bambu.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal dunia mengalami sejumlah luka serius. Sementara korban luka mengalami robek di bagian pelipis dan kening serta patah tulang pada tangan kanan.

Petugas dari Polsek Sruweng bersama Tim Inafis Polres Kebumen, tenaga kesehatan Puskesmas Sruweng, unsur TNI, serta perangkat desa setempat telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pendataan saksi. Kapolres menegaskan, dari hasil pemeriksaan awal, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja saat korban memanen buah jenitri di kebun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....