Unsoed Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Eurasia Lecture Series

  • 07 Mar 2026 13:06 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menyelenggarakan kegiatan akademik bertaraf internasional melalui Eurasia Foundation Lecture Series 2026. Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsoed dan Eurasia Foundation (from Asia) ini memasuki seri ketiga dan digelar secara luring di Aula Fakultas Peternakan Unsoed, Sabtu (7/3/2026).

Sekitar 150 mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Unsoed mengikuti perkuliahan internasional tersebut dengan antusias. Pada seri ketiga ini, Dekan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Unsoed, Prof. Dr.sc.hum., M.Sc., Budi Aji, hadir sebagai narasumber utama dengan membawakan materi bertajuk “Health Economics in Asian Region: Providing an Equitable Healthcare for All.”

Dalam paparannya, Prof. Budi Aji menekankan pentingnya pendekatan ekonomi kesehatan untuk memastikan sistem layanan kesehatan yang adil dan merata di kawasan Asia.

“Pendekatan ekonomi kesehatan menjadi kunci dalam merancang sistem layanan kesehatan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa menimbulkan kesenjangan sosial,” ujar Prof. Budi Aji.

Sementara itu, Ketua LPPM Unsoed, Prof. Dr. Ir. Elly Tugiyanti, M.P., IPU., ASEAN.Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Eurasia Foundation Lecture Series menjadi salah satu langkah strategis Unsoed dalam menghadirkan perkuliahan berstandar internasional bagi mahasiswa.

“Program ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik lintas disiplin ilmu melalui pembelajaran langsung dari para pakar yang berasal dari berbagai institusi terkemuka,” kata Elly Tugiyanti.

Kegiatan ini juga dihadiri Koordinator Lecture Series Unsoed Dian Bayu Firmansyah, S.Pd., M.Pd., Ketua Pusat Penelitian LPPM Tri Murniati, Ph.D., serta anggota Pusat Penelitian LPPM Ulul Huda, S.Pd.I., M.Si. Sejumlah dosen dari Fakultas Ilmu Budaya turut hadir dalam kegiatan akademik internasional tersebut.

Pelaksanaan kuliah berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif menyampaikan berbagai pertanyaan kritis, mulai dari tantangan sistem kesehatan di Asia, kebijakan pembiayaan kesehatan, hingga peran generasi muda dalam mendorong sistem kesehatan yang lebih inklusif.

Melalui kegiatan ini, Unsoed membuka ruang diskusi akademik internasional sekaligus memperkaya perspektif mahasiswa dalam memahami berbagai persoalan global secara komprehensif.

Adapun Eurasia Foundation Lecture Series 2026 masih akan berlanjut dengan 12 seri perkuliahan lainnya yang menghadirkan tema dari berbagai disiplin ilmu. Program ini diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran gagasan akademik sekaligus memperkuat jejaring internasional Universitas Jenderal Soedirman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....