Warga Binaan Rutan Banyumas Laksanakan Salat Ghaib
- 05 Mar 2026 08:54 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Suasana khusyuk menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas, Senin (2/3/2026) malam. Ratusan warga binaan pemasyarakatan bersama petugas melaksanakan salat ghaib sebagai bentuk doa dan penghormatan atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Pembinaan Kepribadian Rutan Banyumas setelah rangkaian salat tarawih berjamaah. Salat ghaib dipimpin langsung oleh imam dan diikuti warga binaan dengan tertib serta penuh kekhidmatan.
Kepala Rutan Banyumas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud empati dan penghormatan kepada tokoh bangsa yang telah memberikan kontribusi besar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya, seluruh jajaran dan warga binaan turut menyampaikan doa terbaik bagi almarhum agar mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
“Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, kami turut berduka cita atas wafatnya Bapak Try Sutrisno. Salat ghaib ini menjadi bentuk doa kami agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh nasional, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Melalui kegiatan spiritual ini diharapkan dapat menumbuhkan nilai religius, rasa nasionalisme, serta kepedulian terhadap peristiwa kebangsaan.
Salah satu warga binaan mengaku terharu dapat ikut mendoakan sosok pemimpin bangsa tersebut. Meski tengah menjalani masa pembinaan, ia merasa tetap menjadi bagian dari bangsa Indonesia.
“Kami mungkin sedang menjalani masa pembinaan, tetapi kami tetap bagian dari bangsa ini. Kami ingin ikut mendoakan pemimpin yang telah berjasa bagi Indonesia,” ungkapnya.
Pelaksanaan salat ghaib ini juga menjadi momentum refleksi bersama bagi warga binaan dan petugas, terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh keberkahan. Dengan doa yang dipanjatkan, diharapkan semangat persatuan dan nilai-nilai kebangsaan terus tumbuh, bahkan dari balik jeruji.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....