Rumah Lansia di Adipala Terbakar akibat Lilin saat Listrik Padam
- 02 Mar 2026 17:00 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Musibah kebakaran terjadi pada Sabtu malam, 28 Februari 2026, sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Kakap RT 02/RW 03, Desa Adipala, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Sebuah rumah milik Ibu Ngatiyem (75), yang sehari-hari mengurus rumah tangga, terbakar akibat lilin yang dinyalakan saat terjadi pemadaman listrik.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.15 WIB ketika aliran listrik di wilayah tersebut padam. Menantu korban, Ibu Husna (30), yang tinggal satu rumah, kemudian menyalakan lilin sebagai penerangan sementara. Setelah itu, ia masuk ke kamar untuk menidurkan anaknya.
Diduga, lilin yang dibiarkan menyala hingga habis kemudian menyambar kain taplak meja di sekitarnya. Api perlahan membesar tanpa disadari penghuni rumah. Ibu Husna baru menyadari kejadian tersebut setelah mendengar suara ledakan dan melihat api sudah membesar di dalam rumah.
Dalam kondisi panik, ia segera membangunkan Ibu Ngatiyem dan anaknya untuk menyelamatkan diri ke luar rumah. Ia juga berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Teriakan itu didengar oleh Kepala Dusun setempat, Pak Beni (45), serta Ketua RW 03, Pak Sardan (45), yang bersama warga langsung bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Namun, kobaran api terus membesar dan bahkan sempat merembet ke bangunan di sebelahnya. Sekitar pukul 21.11 WIB, Pak Beni segera menghubungi Pos Damkar Kroya untuk meminta bantuan.
Petugas Pos Damkar Kroya menerima laporan pada pukul 21.11 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi dengan waktu respons sekitar 15 menit. Setibanya di tempat kejadian, tim pemadam kebakaran segera melakukan pemadaman dan pendinginan, dilanjutkan proses overhaul untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Proses penanganan juga dibantu oleh Damkar CSR PLN Indonesia Power PLTU Bunton.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.59 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan lanjutan serta pendataan di lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil pendataan, tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp80 juta.
Dari hasil sementara, penyebab kebakaran diduga akibat human error, yakni lilin yang dibiarkan menyala dan memicu api membesar. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan lilin sebagai penerangan darurat ketika listrik padam, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....