Baznas Jateng Berikan Modal Usaha bagi Mustahik di Banyumas
- 02 Mar 2026 15:29 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah menidstribusikan modal usaha bagi mustahik di Kabupaten Banyumas pada Senin (2/3/2026). Penyaluran ini merupakan yang kedua kali di tahun anggaran 2025 dan dibarengi dengan sosialisasi ZIS, serta pembekalan bagi mustahik.
Ketua Baznas Jawa Tengah Ahmad Darodji menegaskan bahwa program produktif ini merupakan upaya berkelanjutan Baznas dalam mengentaskan kemiskinan. Menurutnya, Baznas tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga melakukan pendampingan agar para mustahik mampu bertransformasi menjadi muzakki.
Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan ekonomi keluarga, khususnya dari jeratan utang berbunga tinggi seperti pinjaman online.
“Utang yang terus menumpuk akibat bunga yang berlipat ganda dapat menghambat perkembangan usaha dan justru memperburuk kondisi ekonomi keluarga,” kata Ahmad Darodji.
Para penerima manfaat didorong untuk menjadikan bantuan modal sebagai jalan keluar dari jeratan utang, bukan sebaliknya menambah beban baru. Selain bantuan modal, literasi keuangan menjadi aspek krusial dalam program pemberdayaan ini.
Tidak hanya memberikan modal, Baznas juga memberikan edukasi dasar mengenai manajemen keuangan yang sehat. Edukasi tersebuy meliputi pemisahan aset, memisahkan secara tegas antara uang modal usaha dan uang kebutuhan rumah tangga, menghindari pencampuran dana, tidak mencampur uang usaha dengan uang pribadi agar modal tidak habis untuk konsumsi harian dan evaluasi berkala, pemantauan perkembangan usaha secara berkala untuk mengetahui keuntungan riil dalam satu tahun.
“Keberhasilan ini bukan sekadar tentang nominal uang, melainkan tentang bagaimana penerima manfaat memiliki mentalitas untuk terus berkembang hingga akhirnya mampu berbagi kembali kepada sesama,” tutur Darodji.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintatri menyampaikan bahwa dalam upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemkab bersama Baznas secara resmi menyerahkan bantuan modal usaha kepada para penerima manfaat.
Ia menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar bantuan nominal semata. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepercayaan dan dorongan semangat agar para penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Lintarti berharap, bantuan tersebut mampu meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat. Pemberian modal usaha di bulan Ramadan dinilai sebagai momentum yang sangat strategis. Tingginya aktivitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan berbuka puasa, seperti mencari takjil, kue, dan makanan, menjadi peluang bisnis yang sangat baik bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan.
“Bantuan ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan ekonomi selama Ramadan, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi keluarga penerima manfaat. Para penerima bantuan diimbau untuk mengelola modal dengan bijak melalui beberapa langkah strategis, antara lain, memperkuat modal usaha yang sudah berjalan, menambah peralatan kerja dan menambah stok dagangan atau melakukan pengembangan produk. Jika dikelola dengan baik, usaha yang saat ini mungkin dirasa kecil memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi lebih besar di masa mendatang,” tutur Lintarti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....