Menteri LH: Cara Lama Kumpul–Angkut–Buang Harus Ditinggalkan

  • 01 Mar 2026 14:37 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Pemerintah pusat menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan sampah nasional. Pola lama kumpul–angkut–buang dinilai tidak lagi mampu menjawab tantangan persoalan sampah yang semakin kompleks.

Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 di Gedung Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/2/2026). Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menekankan bahwa pengurangan sampah harus dimulai dari sumbernya melalui penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R) dan ekonomi sirkular.

Pendekatan tersebut, menurutnya, bertujuan meminimalkan sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA) sekaligus menghentikan praktik open dumping yang masih ditemukan di sejumlah daerah.

“Perubahan harus dimulai dari hulu. Paradigma lama kumpul–angkut–buang harus ditinggalkan. Pengurangan dari sumber melalui 3R dan ekonomi sirkular adalah kunci untuk menuntaskan masalah ini,” ucap Menteri Hanif dalam rilis yang diterima RRI.

Selain memberikan arahan, dalam kesempatan tersebut, Menteri Hanif juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah daerah yang mendapat nilai baik dalam urusan mengelola sampah. Salah satu daerah yang menerimanya adalah Kabupaten Banyumas.

Banyumas menjadi salah satu dari 35 daerah yang menerima Sertifikat Menuju Kabupaten/Kota Bersih. Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat pengelolaan sampah secara terintegrasi.

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak hanya bertumpu pada pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah tangga.

“Kami akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor serta mempercepat inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan,” kata Sadewo.

Ia optimistis, dengan perubahan pola pikir dan penguatan sistem dari hulu ke hilir, Banyumas dapat terus meningkatkan capaian pengelolaan sampah sekaligus mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Dengan semangat kolaborasi, Banyumas optimis dapat terus meningkatkan peringkat di tingkat nasional sekaligus mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan indah bagi seluruh masyarakat,’’ tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....