Puasa Ramadan Tak Surutkan Semangat Pendonor Darah Banyumas
- 27 Feb 2026 23:04 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Ibadah puasa bukan menjadi penghalang bagi masyarakat di Banyumas untuk terus menebar kebaikan melalui donor darah. Hal ini dibuktikan oleh para pendonor rutin yang tetap antusias mendatangi UDD PMI Kabupaten Banyumas meski sedang menjalankan puasa Ramadan.
Akhmad Dahlan, salah satu warga Sokaraja yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 43 kali ini mengaku tidak merasakan perbedaan signifikan saat mendonor di bulan puasa. Pria yang berusia 58 tahun ini mengatakan bahwa motivasi awalnya bermula dari permintaan anaknya untuk membantu menambah stok darah, hingga kini berkembang menjadi rutinitas kesehatan.
"Bagi saya tidak masalah kalau donor waktu puasa. Biasanya kalau tengkuk terasa pegal, setelah donor malah hilang dan sembuh. Lebih enak di badan lah," ujarnya saat diwawancarai RRI, Kamis (26/2/2026).
Hal serupa juga disampaikan Darti, warga desa Pamijen, Baturraden yang rela datang jauh ke UDD PMI Banyumas untuk mendonorkan darahnya. Wanita yang telah melakukan donor darah sebanyak 47 kali ini menegaskan bahwa alasan utamanya tetap donor darah di bulan puasa adalah dorongan kemanusiaan untuk membantu sesama.
“Setetes darah kita sangat berharga bagi mereka yang membutuhkan. Donor darah saat puasa juga tidak membuat lemas, malah badan terasa lebih enteng,” tuturnya.
Kedua pendonor ini senada mengajak masyarakat luas untuk tidak perlu khawatir mendonorkan darah selama bulan Ramadan. Selain aman secara medis, donor darah di bulan suci dapat menjadi ladang amal ibadah tambahan.
Kisah para orang tua ini menjadi contoh bahwa usia dan puasa bukanlah penghalang untuk terus berbagi. Konsistensi mereka mendonorkan darah meski di bulan Ramadan menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat terus dijaga, sekaligus memberi manfaat kesehatan bagi pendonornya sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....