Jadi Kampus Berdampak, UMP Terima Penghargaan dari Pemprov Jateng
- 21 Feb 2026 15:37 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) meraih Collaborative Award Jawa Tengah 2026 dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) atas kontribusinya dalam membangun kerja sama kolaboratif yang berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Tengah. Penghargaan tersebut diserahkan di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (20/1/2026), bertepatan dengan satu tahun pemerintahan Luthfi–Yasin.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya kerja tim dalam membangun daerah. Ia menyebut pembangunan tidak bisa dijalankan secara individual.
“Gubernur bukan superman, harus menggunakan super tim dalam rangka melakukan pembangunan di wilayah kita. Provinsi dengan 35 kabupaten/kota dan segala aspek yang ada, perlu adanya collaborative government (pemerintahan kolaboratif) yang harus kita ciptakan,” ucap Luthfi dalam keterangan yang diterima RRI, Sabtu (22/2/2026).
Luthfi juga menjelaskan kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk perguruan tinggi, menjadi kunci percepatan pembangunan. Ia memaparkan capaian kerja sama yang telah dilakukan selama setahun terakhir.
“Satu tahun terakhir, Pemprov Jateng telah menjalin kerja sama dengan 44 perguruan tinggi. Masing-masing telah menyumbangkan ide, gagasan, dan hasil risetnya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut berdampak pada sejumlah indikator pembangunan. Ia merinci capaian sektor pangan, ekonomi, dan investasi sepanjang 2025.
“Sebagai lumbung pangan, sepanjang 2025 produktivitas padi di Jawa Tengah mencapai sekitar 9,5 juta ton. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada 2025 mencapai 5,37 persen atau di atas rata-rata nasional,” katanya.
“Nilai realisasi investasi Jawa Tengah pada tahun 2025 mencapai Rp88,50 triliun, terdiri dari Penanaman Modal Asing sebesar Rp50,86 triliun serta Penanaman Modal Dalam Negeri sebesar Rp37,64 triliun. Angka ini menjadi capaian tertinggi dalam 10 tahun terakhir,” ucapnya.
Pada kategori perguruan tinggi terbaik, penghargaan diberikan kepada tiga PTS yakni UMP, Universitas Muria Kudus, dan Universitas Wahid Hasyim, serta tiga PTN yaitu Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Diponegoro, dan Universitas Islam Negeri Walisongo.
| Baca juga: UMP Perkuat Ekosistem Riset Bersama BRIN |
Wakil Rektor III UMP, Drs. Ikhsan Mujahid, M.Si., menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
“UMP tentu merasa bangga atas apresiasi ini. Di antara lebih dari 200 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Jawa Tengah, UMP menjadi salah satu yang terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso mengapresiasi kinerja Pemprov Jateng dalam satu tahun terakhir. Ia menegaskan komitmen kampus untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada UMP. Ini menjadi bukti nyata komitmen UMP dalam mendorong kolaborasi yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya masyarakat Jawa Tengah,” tuturnya.
“Kami akan selalu siap untuk terus berkontribusi melalui riset unggulan, peningkatan kualitas SDM, serta gagasan-gagasan inovatif yang relevan dengan tantangan zaman,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....