Desa Karanganyar Didorong Jadi Sentra Sayuran Andalan Cilacap

  • 20 Feb 2026 18:35 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Geliat kemandirian pangan terlihat nyata di Desa Karanganyar, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Melalui BUMDes Karanganyar Sejahtera, desa ini tak lagi sekadar menanam, tetapi membangun sistem produksi sayuran yang terarah dan berkelanjutan.

Momentum penanaman bawang merah yang digelar Rabu (18/2/2026) menjadi simbol keseriusan desa dalam mengembangkan komoditas hortikultura.

Tidak hanya bawang merah, BUMDes juga mengembangkan berbagai jenis sayuran lain untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal.

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan dorongan agar Desa Karanganyar mampu menjadi sentra penyedia sayuran di wilayah Cilacap. Menurutnya, ketergantungan suplai dari luar daerah harus dikurangi agar petani lokal semakin berdaya.

“Kami mendorong agar Desa Karanganyar, Adipala ini menjadi sentra sayuran di Kabupaten Cilacap sehingga kita tidak bergantung suplai dari luar,” katanya.

Saat ini, hasil produksi sayuran dari Desa Karanganyar telah memasok sedikitnya delapan pasar tradisional di Kabupaten Cilacap. Distribusi dilakukan secara rutin, memastikan pasokan tetap stabil dan kualitas terjaga.

Bupati juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan usaha desa. Penggunaan teknologi pertanian, penguatan manajemen, serta komitmen pada keberlanjutan dinilai menjadi kunci agar produksi terus meningkat dan tidak terhenti di tengah jalan. Tiga aspek tersebut — teknologi, manajemen, dan keberlanjutan — menjadi fondasi agar BUMDes mampu berkembang secara konsisten.

“Saya setuju bahwa teknologi, manajemen dan keberlanjutan harus dimiliki sehingga kemajuan Bumdesa dalam bidang pertanian ini dapat terwujud,” katanya

Kepala Desa Karanganyar, Tasono, menyampaikan bahwa perkembangan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten. Dukungan tersebut memperkuat langkah BUMDes dalam membangun sistem pertanian yang lebih modern.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada bapak Bupati yang telah memberikan banyak dukungan sehingga kami bisa berkembang. Semoga selain bawang merah, kami juga bisa terus menjadi penyedia sayuran di Kabupaten Cilacap,” ujarnya

Kini, BUMDes Karanganyar Sejahtera tak hanya membidik pasar tradisional. Ke depan, mereka berharap dapat memperluas jaringan distribusi, termasuk berpeluang memasok kebutuhan program MBG atau Makan Bergizi Gratis, jika skema dan kebijakan memungkinkan.

Harapannya, Desa Karanganyar benar-benar menjelma sebagai sentra sayuran andalan di Cilacap. Bukan hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga membuka ruang ekonomi baru bagi petani dan masyarakat desa secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....