Kesetaraan Aksesibilitas dan Hak Hak Komunitas Tuli
- 20 Feb 2026 15:15 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto : Kesetaraan layanan bagi penyandang disabilitas, khususnya bagi komunitas Tuli mulai menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik. Berbagai lapisan masyarakat mulai menyadari pentingnya penggunaan bahasa isyarat dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini diungkapkan oleh Wiwi Kusmiati, S.Pd selaku guru Sekolah Luar Biasa B (SLBB) Yakut Purwokerto, saat menjadi narasumber dalam program Ruang Disabilitas dan Inklusi RRI Purwokerto, jam 10.00 WIB.
“Kalau untuk layanan disabilitas sudah mulai bagus. Karena sekarang banyak instansi-instansi yang sudah memahami tentang pentingnya bahasa isyarat, bahkan baru-baru ini kami diundang untuk mengisi pelatihan bahasa isyarat,” ungkapnya.
Namun, Wiwi juga mengungkapkan bahwa tantangan mengenai perbedaan tingkat pemahaman bahasa isyarat masih kerap dijumpai. Oleh karena itu, pengajar dituntut menggunakan metode dan media pembelajaran yang lebih interaktif, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pendukung. Melalui langkah ini, Wiwi berharap semua penyandang disabilitas dapat merasakan penyetaraan atau inklusi dan pelayanan yang ramah difabel.
“Tidak hanya di sekolah, tapi hampir di semua layanan publik diharapkan dapat diakses dan melayani anak-anak disabilitas,” pungkasnya. (Milly)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....