SPPG Purbalingga Diminta Tangani Sampah Secara Mandiri

  • 19 Feb 2026 17:06 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga - Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Kawasan dan Permukiman (DLH PKP) Kabupaten Purbalingga meminta sampah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dikelola secara mandiri, sebab tidak semua SPPG bisa dilayani pengangkutan sampahnya oleh dinas.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH PKP Purbalingga, Nurdin Luthofa, mengaku banyak SPPG yang meminta dibantu pengelolaan sampahnya.

"Namun DLHPKP tidak bisa melayani semuanya karena keterbatasan personil dan armada," ucapnya.

Beberapa SPPG yang sudah dilayani pengangkutan sampah oleh DLH PKP yakni di wilayah Pengadegan, Kalikajar dan Purbalingga, termasuk Toyareka

"Karena itu, saya menyarankan SPPG bekerja sama dengan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) terdekat," katanya.

Menurutnya, sejumlah TPS3R justru membutuhkan tambahan nasabah, meski sisi biaya memang lebih mahal dibanding layanan dinas yang dibantu APBD, namun, pengelolaan di TPS3R dinilai lebih memadai.

"Selain melalui TPS3R, SPPG juga bisa melakukan pemilahan sampah secara mandiri," imbuh Nurdin.

Nurdin menambahkan, banyak sedikitnya sampah tergantung dari sisa makanan yang dikembalikan dari sekolah ke SPPG. Untuk itu, DLH juga melakukan edukasi melalui program Adiwiyata di sekolah.

"Salah satu upaya menekan volume sampah adalah memastikan konsumsi makanan dan minuman dihabiskan," pungkas Nurdin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....