Perayaan Imlek, Klenteng Banyumas Bersih-Bersih Rumpang
- 18 Feb 2026 14:15 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas : Dalam perayaan Imlek tahun 2577, Klenteng Boen Tek Bio Banyumas melakukan persiapan. Persiapan ini meliputi acara sembahyang pada tanggal 24 bulan 12 penanggalan Imlek dan bersih-bersih peralatan persembahyangan serta patung-patung leluhur, atau yang sering disebut Rupang atau Kimsin pada tanggal 25 bulan 12 penanggalan Imlek.
Sobitananda, Humas Klenteng Boen Tek Bio Banyumas, mengungkapkan bahwa kegiatan bersih-bersih peralatan sembahyang ini akan dilakukan selama tiga hari. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara sebelum puncak acara di tanggal 17 Februari kemarin.
“Mulai dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore. Biasanya kegiatan bersih-bersih ini berlangsung selama tiga hari. Seperti kalian lihat di sini, kita membersihkan semua peralatan persembahyangan termasuk tempat untuk menancapkan dupa atau Hio Lo yang terbuat dari kuningan atau perunggu. Kita bersihkan, kita poles. Demikian juga wadah-wadah untuk menyalakan Ting Swa atau pelita, kita bersihkan semua,” jelas Sobita saat diwawancarai RRI pada Jumat, (13/2/2026).
Setelah melakukan kegiatan bersih-bersih peralatan sembahyang, kegiatan dilanjutkan dengan penyalaan Ting Swa pada hari ketiga atau kelima. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan persembahyangan kembali.
Secara umum, acara bersih-bersih yang lebih dikenal dengan sebutan jamasan ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, karena tahun ini jamasan dilakukan pada jam kerja, Klenteng Boen Tek Bio tidak melibatkan mahasiswa sebagai relawan seperti pada tahun sebelumnya.
“Untuk para relawan, kita kemarin dibantu relawan dari Purwokerto Barat, relawan dari warga Purwokerto Selatan, kemudian siswa-siswa SMK Negeri 3 Banyumas atau SMKI dan para alumnusnya,” kata Sobita.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Klenteng Boen Tek Bio Banyumas tahun ini tidak akan mengadakan puncak acara. Hal ini dikarenakan tahun baru Imlek jatuh bertepatan dengan bulan Ramadan tahun ini.
Acara perayaan Cap Go Meh yang merupakan perayaan lintas agama juga tidak akan diadakan pada tahun ini. Perayaan lintas agama ini sudah terhenti sejak tahun 2019 dan belum dapat dilanjutkan kembali tahun ini.
“Dengan adanya pandemi Covid, kemudian tahun ini kita juga belum bisa mengadakan perayaan Cap Go Meh lintas agama karena memang bersamaan dengan bulan Ramadan. Semoga di tahun depan kita akan bisa melanjutkan kegiatan yang sudah menjadi tradisi dan budaya di Klenteng Boen Tek Bio Banyumas ini dengan adanya perayaan Cap Go Meh lintas agama." ujar Sobita.
Pada tanggal 17 Februari 2026 kemarin, Klenteng Boen Tek Bio Banyumas ramai oleh pengunjung yang melakukan sembahyang tradisi. Acara sembahyang tradisi ini dilaksanakan mulai jam 19.00 WIB, dengan rangkaian acara seperti menyalakan lilin Imlek, sembahyang, hingga menyantap makanan-makanan kecil khas perayaan Imlek.
Berdasarkan penanggalan Khonghucu, tahun 2026 merupakan Tahun Kuda Api. Tahun Kuda Api dimaknai sebagai tahun dengan energi yang dinamis dan memiliki semangat yang luar biasa.
“Kita tahu api yang kecil akan bersahabat dengan kehidupan kita, tapi api yang semakin besar menjadi ancaman bagi kehidupan kita. Maka dari itu, diharapkan di tahun kuda api ini kita harus pandai-pandai mengontrol, menjaga emosi kita masing-masing demi kehidupan yang lebih baik ke depan,” kata Sobita.(DSY/Aisha)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....