Orasi Ilmiah Wamendikdasmen Warnai Wisuda ke-78 UMP
- 17 Feb 2026 21:46 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyelenggarakan Wisuda ke-78 untuk Program Magister, Sarjana, dan Ahli Madya pada Sabtu, 14 Februari 2026 di Auditorium Ukhuwah Islamiyah UMP. Acara akademik ini turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, yang memberikan orasi ilmiah di hadapan para lulusan dan undangan.
Dalam orasinya, Wamendikdasmen menekankan bahwa wisuda tidak hanya dimaknai sebagai perayaan kelulusan, tetapi juga sebagai tanda perubahan kapasitas intelektual dan moral seseorang.
“Wisuda berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti disucikan atau dimurnikan. Dimurnikan dari atau dijauhkan dari kebodohan. Ketika kita diwisuda, secara simbolik kita disucikan—dari tadinya tidak tahu menjadi tahu, setelah tahu menjadi paham, dan setelah paham kita amalkan dalam tindakan nyata,” ujar Dr. Fajar Riza Ul Haq.
Ia menjelaskan, dalam khazanah Islam terdapat istilah ijazah yang memiliki makna sepadan dengan wisuda.
“Dalam tradisi Islam dikenal istilah ijazah. Seorang murid yang telah lengkap keilmuannya dari seorang guru, maka ia memperoleh ijazah. Jadi ketika para wisudawan menerima ijazah hari ini, secara simbolik mereka dinyatakan lulus dalam bidang ilmu tertentu dan siap mengamalkan ilmunya untuk kemaslahatan,” ucapnya.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga mampu memberi jawaban atas persoalan sosial dengan tetap menjunjung integritas dan tanggung jawab.
Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menyampaikan bahwa wisuda menjadi gerbang awal untuk berkarya di masyarakat, bukan penutup proses pembelajaran.
“Wisuda adalah fase transisi dari ruang akademik menuju ruang pengabdian. Ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada gelar, tetapi harus menjadi energi perubahan di tengah masyarakat. Kami berharap para lulusan UMP mampu menjadi insan pembelajar sepanjang hayat dan berkontribusi nyata bagi bangsa,” tutur Prof. Jebul.
Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menjaga standar mutu sekaligus menanamkan nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan dalam pendidikan.
“Kami tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ucapnya.
Wisuda ke-78 ini diikuti lulusan dari berbagai fakultas dan jenjang pendidikan di lingkungan UMP. Prosesi berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan dengan kehadiran keluarga wisudawan serta sivitas akademika.
Kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam orasi ilmiah menjadi bagian dari rangkaian acara, sekaligus menandai keterlibatan unsur pemerintah dalam forum akademik perguruan tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....