Sembahyang Imlek, Warga Tionghoa Langitkan Doa dan Harapan
- 17 Feb 2026 15:51 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Sejumlah warga keturunan Tionghoa melaksanakan sembahyang Imlek 2577 Kongzili di Kelenteng Hok Tek Bio Purwokerto, Selasa (17/2/2026). Sejak pagi hari, warga telah berdatangan ke kelenteng bersama sanak saudara. Beberapa di antaranya ada yang membawa perlengkapan ibadah, seperti lilin dan dupa.
Prosesi sembahyang berlangsung dalam suasana khidmat. Pengurus kelenteng turut membantu dan memastikan rangkaian sembahyang berjalan lancar.
Salah seorang warga, Lianto, mengatakan dirinya rutin datang setiap perayaan Imlek untuk berdoa bersama keluarga. Menurutnya, perayaan Imlek bukan hanya menjadi tradisi keagamaan, tetapi juga momen mempererat hubungan keluarga.
“Setelah sembahyang, biasanya keluarga berkumpul. Seperti masyarakat pada umumnya yang melaksanakan mudik,” ujar Lianto.
Imlek 2026 menandai dimulainya Tahun Kuda Api. Menurut Lianto, shio tersebut berpotensi memicu gesekan dan konflik karena kuatnya unsur api. Namun, warga Kecamatan Purwokerto Utara itu berharap, kehidupan masyarakat semakin rukun dan kondisi ekonomi membaik.
“Mudah-mudahan kita semua senantiasa diberi kesehatan, lancar rezeki, hubungan dengan relasi berjalan baik. Kemudian untuk Banyumas semakin aman, tidak ada gangguan, dan masyarakatnya saling menghormati. Agama boleh beda, yang penting kita bersatu,” tutur Lianto.
Sementara itu, Sekretaris Kelenteng Hok Tek Bio Purwokerto Maryati menyampaikan, rangkaian ibadah Imlek sudah berjalan sejak Senin (16/2/2026) malam. Ibadah dilaksanakan secara bersama-sama dengan dipimpin oleh rohaniwan dari agama Konghucu.
Menurutnya, ibadah tersebut digelar sebagai bentuk ungkapan syukur atas berkat yang diterima sepanjang tahun, serta sebagai momentum untuk memperbaiki diri Maryati berharap, Imlek tahun ini dapat membawa harapan baru serta semangat kebersamaan antarwarga, khususnya di wilayah Purwokerto dan sekitarnya.
“Tahun yang baru ini tentu dimulai dengan penuh harapan dan doa yang kita panjatkan. Semoga di tahun yang berjalan ini kita semua bisa introspeksi dan mawas diri. Kesalahan tahun kemarin kita perbaiki agar kehidupan kita lebih baik dalam satu tahun ke depan,” ucap Maryati.

Rangkaian ibadah Imlek di Kelenteng Hok Tek Bio masih akan berlangsung sampai akhir bulan ini, termasuk sembahyang besar kepada Tian (Tuhan Yang Maha Esa) pada 24 Februari 2026, sebelum diututup dengan Cap Go Meh.
Perayaan Cap Go Meh akan dilaksanakan pada hari ke-15 bulan pertama dalam penanggalan Tionghoa atau jatuh pada 3 Maret 2026. Di hari itu, Kelenteng Ho Tek Bio Purwokerto siap menggelar atraksi liong dan barongsai, serta kirab budaya.
Biasanya, pertunjukan liong dan barongsai digelar pada malam hari. Namun, pada tahun ini, atraksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada sore hari, menjelang waktu berbuka puasa. Hal itu mengingat perayaan Imlek tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
Pihak kelenteng juga akan membagikan seribu porsi lontong Cap Go Meh kepada masyarakat. Sajian ini disiapkan tidak hanya sebagai tradisi perayaan, tetapi juga agar bisa dimanfaatkan warga sebagai menu berbuka puasa.
“Kami geser kegiatannya ke sore hari, sehingga saudara-saudara muslim bisa ngabuburit sambil nonton barongsai. Setelah itu, semua masuk ke area kelenteng untuk buka puasa bersama dengan lontong Cap Go Meh. Malam harinya sudah tidak ada kegiatan, sehingga umat musim yang akan melaksanakan salat Tarawih tidak terganggu,” kata Maryati. (FR).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....