HUT Ke-455 Banyumas, Bersama Membangun Daerah
- 15 Feb 2026 19:55 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-455 Kabupaten Banyumas dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi pembangunan daerah. Ajakan itu disampaikan jajaran pemerintah daerah dalam prosesi kirab pusaka yang digelar pada Minggu (15/2/2026).
Melalui peringatan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas menegaskan komitmen bersama membangun daerah secara produktif, adil, dan sejahtera sesuai tema “Bergerak Bersama Mewujudkan Banyumas PAS”.
Bupati Sadewo Tri Lastiono menyampaikan usia daerah yang telah mencapai lebih dari empat abad harus menjadi pijakan kuat untuk mempercepat kemajuan. Ia menilai kunci pembangunan terletak pada kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Kita sudah memasuki usia yang cukup tua, 455 tahun. Harapannya usia ini bisa menjadi pijakan yang kuat untuk mewujudkan Banyumas yang PAS, Produktif, adil dan sejahtera,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi dan keguyuban masyarakat menjadi modal penting untuk menciptakan iklim daerah yang kondusif, termasuk dalam menarik minat investor. Ia optimistis semangat kebersamaan akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga.
“Saya yakin, kalau masyarakat guyub rukun brayan bareng membangun Banyumas, pasti investor juga tidak akan ragu untuk investasi di sini,” ucapnya.
Rangkaian peringatan hari jadi turut diisi kirab pusaka dengan rute sekitar dua kilometer dari Pendopo Wakil Bupati menuju Pendopo Si Panji. Prosesi menampilkan empat pusaka kebesaran daerah serta parade tokoh bupati dari masa ke masa sebagai simbol kesinambungan sejarah.
Selain menjadi bagian tradisi, kirab juga diharapkan memperkuat pengenalan sejarah dan budaya daerah kepada masyarakat luas. Antusiasme warga terlihat di sepanjang rute kirab, termasuk keluarga yang mengajak anak-anak menyaksikan langsung prosesi budaya tersebut.
“Antusias masyarakat cukup baik, semoga dengan kirab ini pengetahuan masyarakat semakin baik mengenai Sejarah Banyumas, karena tadi juga ada kirab pusaka, bupati dari yang pertama sampai saya,” tutur Sadewo.
Pemerintah daerah berharap peringatan Hari Jadi ke-455 Banyumas tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga penguat semangat bersama untuk mendorong pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, salah satu warga, Titi, mengaku memanfaatkan kirab sebagai sarana mengenalkan budaya kepada cucunya sejak dini. Menurutnya, kirab pusaka bukan sekadar tontonan, tetapi juga media pembelajaran agar generasi muda lebih mengenal warisan budaya Banyumas.
“Saya ajak untuk nonton, biar kenal dan paham dengan budaya Banyumas sedari kecil,” ujar warga Kelurahan Teluk itu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....