MUI Banyumas Gelar Pelatihan Da’i dan Digitalisasi Dakwah

  • 12 Feb 2026 14:44 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas menggelar Pelatihan Da’i dan Digitalisasi Dakwah di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini diikuti para da’i muda dan menghadirkan Ketua Umum MUI Kabupaten Banyumas, Drs. Taefur Arofat, sebagai narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, Taefur Arofat menekankan pentingnya transformasi dakwah di era digital. Menurutnya, para da’i perlu memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk menyampaikan pesan-pesan Islam yang menyejukkan serta relevan dengan perkembangan zaman.

“Kunci dakwah adalah keikhlasan dan kesabaran. Kita harus menjadi teladan yang baik, sehingga Islam sebagai Rahmatan lil ‘Alamin bukan lagi sekadar slogan, tapi tercermin nyata dalam perilaku dan tutur kata kita,” ujar Taefur Arofat.

Ia juga mengingatkan bahwa dakwah tidak hanya soal kemampuan berbicara, tetapi juga keteladanan. Seorang da’i, katanya, harus memiliki kesehatan fisik, ketangguhan mental, akhlak yang baik, serta terus memperdalam ilmu agama agar mampu menjadi rujukan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Selain itu, pendekatan dakwah di ruang digital harus dilakukan secara bijak dan santun. Dengan mengedepankan hikmah, dialog, dan pesan yang merangkul, diharapkan dakwah mampu memperkuat persatuan serta menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

“Jadikan media digital sebagai ladang amal untuk menebar kesejukan. Dakwah kita bukan untuk menghakimi, tapi untuk merangkul dan membawa manfaat bagi dunia,” tuturnya.

Melalui pelatihan ini, MUI Banyumas berharap lahir da’i-da’i yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keilmuan dan tradisi keislaman yang kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....