BPBD Purbalingga Prioritaskan Rehabilitasi Mental Pasca Banjir Bandang

  • 11 Feb 2026 10:47 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga terus melakukan upaya rehabilitasi pascabencana banjir bandang yang terjadi di lereng Gunung Slamet. Hal tersbeut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Purbalingga, Yulianto, S.H.,. 

Yulianto menjelaskan, perbaikan infrastruktur menjadi prioritas awal penanganan bencana. Sejumlah akses jalan dan jembatan yang menghubungkan antar desa hingga antar kabupaten, khususnya Purbalingga dan Pemalang, telah selesai diperbaiki dan kini dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Alhamdulillah, meskipun belum sempurna, jalan dan jembatan sudah bisa dilewati. Mobilitas kami utamakan agar penyaluran bantuan dan proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat,” katanya.

Setelah akses transportasi pulih, BPBD Purbalingga mulai memfokuskan langkah rehabilitasi pada pemulihan masyarakat terdampak. Salah satu prioritas utama adalah rehabilitasi psikologis, terutama bagi anak-anak sekolah yang terdampak banjir bandang.

“Rehabilitasi mental sangat penting, karena banyak warga kehilangan harta benda akibat banjir bandang. Kami ingin memastikan kondisi mental masyarakat, khususnya anak-anak, tetap terjaga,” kata Yulianto.

Selain itu, rehabilitasi fisik juga dilakukan terhadap rumah-rumah warga yang rusak. Berdasarkan data BPBD Purbalingga, tercatat sekitar 273 rumah mengalami kerusakan, dengan tujuh rumah di antaranya hilang total hingga ke pondasi akibat terjangan banjir. 

Kerusakan juga meliputi kendaraan, hewan ternak, dan fasilitas penunjang lainnya. BPBD bersama pihak terkait melakukan pembersihan rumah warga serta menyiapkan pembangunan hunian sementara bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal. 

Upaya ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur. Yulianto menambahkan, koordinasi antara BPBD, pemerintah daerah, TNI, Polri, DPRD, serta relawan berjalan dengan sangat baik. 

Sinergi tersebut bahkan mengantarkan Kabupaten Purbalingga mendapat apresiasi sebagai salah satu daerah tercepat dalam penanganan bencana dan pembentukan tanggap darurat. Sehingga ia berharap kedepannya warga bisa lebih mewaspadai apapun bencana yang ada di sekitarnya.

“Alhamdulillah, koordinasi berjalan solid. Kami juga mendapat perhatian langsung dari Kementerian dan BNPB karena penanganan bencana di Purbalingga dinilai cepat dibandingkan daerah lain yang juga mengalami bencana,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....