TMMD Sengkuyung Tahap I Banyumas 2026 Resmi Dibuka
- 10 Feb 2026 14:01 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Kabupaten Banyumas Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Desa Sawangan Wetan, Kecamatan Patikraja, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dalam sambutannya, Bupati Banyumas menyampaikan bahwa TMMD Sengkuyung merupakan bentuk sinergi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan desa.
“Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga wujud sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam rangka membantu akselerasi pembangunan,” tuturnya.
Bupati juga mengajak masyarakat Desa Sawangan Wetan untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan TMMD. Menurutnya, program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial dan solidaritas antarwarga.

“Saya mengajak seluruh warga Desa Sawangan Wetan untuk bersama-sama mendukung program ini. Jadikan TMMD sebagai ruang untuk mengembangkan hubungan sosial, memperkuat solidaritas antarwarga, serta membangun kesadaran bahwa pembangunan merupakan tugas bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sawangan Wetan menyambut baik pelaksanaan TMMD Sengkuyung di wilayahnya. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah dan TNI atas dukungan pembangunan yang diberikan.
“Alhamdulillah kami sangat mendukung dan berterima kasih kepada pemerintah daerah. Program ini sangat membantu karena menjadi akses penghubung antara Desa Sawangan Wetan dengan Desa Karangendep, terutama untuk menunjang aktivitas pertanian dan usaha masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, sasaran fisik TMMD berupa pembangunan rabat beton sepanjang 895 meter dengan lebar 2,5 meter, serta pembangunan talut di empat titik. Lokasi pekerjaan berada di sebelah selatan Balai Desa Sawangan Wetan hingga Grumbul Cilaku yang berbatasan langsung dengan Desa Karangendep.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....