Siswa SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara Belajar Ketrampilan Barista

  • 09 Feb 2026 15:20 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara: Guna membekali siswa kelas XII SMAN 1 Sigaluh yang akan lulus dengan ketrampilan kerja, Senin 9 Februari 2026, ratusan siswa mengikuti kegiatan pelatihan ketrampilan barista. Dalam kegiatan bertajuk "Sigaluh Barista Empowerment and Vocational Skill" itu, dihadirkan Gibran sebagai narasumber utama. 

Tentu bukan Wapres Gibran Rakabuming Raka, namun Gibran yang ini merupakan  Young Ambassador Agriculture 2025 dengan nama lengkap Fadlulloh Bilal Chibran Chaedae dan akrab dipanggil Gibran. Dalam materinya, Gibran menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang barista yang profesional, hal utama yang dibutuhkan adalah niat.

"Pertama seorang calon barista harus memiliki niat yang kuat untuk belajar, dan juga mendengar. Barista bukan sekadar bertugas menyajikan minuman, namun ada skill dan attitude khusus yang dimiliki. Itu yang kami latihkan di Misisipi Kopi," ujar Gibran.

Untuk menjadi seorang barista handal, tambah Gibran, pihaknya berani melakukan dalam waktu tiga hari secara intensif. Namun untuk tersertifikasi, Gibran mematok targetan yang cukup tinggi demi menjaga kualitas.

"Kami sudah melatih lebih dari 2500 peserta, namun yang tersertifikasi sekitar 1700 an. Kami tidak main-main mengeluarkan sertifikat, karena kredibilitas kami dipertaruhkan," tandas sarjana ekonomi lulusan Universitas Negeri Yogyakarta itu.

Para siswa diajak praktik membuat aneka jenis minuman kopi, dengan peralatan barista yang relatif lengkap. Tak hanya ditunjukkan oleh barista profesional, mereka juga diajak untuk melaksanakan praktik secara langsung.

Kepala SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara Linovia Karmelita mengungkapkan, kegiatan ini tidak hanya membekali siswa dengan ketrampilan pengolahan kopi, namun juga diajak untuk mengenal hilirisasi produk kopi.

"Ke depan tidak hanya ketrampilan barista, namun siswa juga praktik dan mempelajari tentang budidaya kopi. Sehingga mereka tahu tentang bisnis kopi dari hulu sampai hilir melalui kegiatan ko kurikuler," jelas Linovia.

Dalam kegiatan itu juga dilaksanakan MoU antara SMAN 1 Sigaluh dengan Misisipi Kopi dan juga Bidang Ekonomi Kreatif Dinparbud Banjarnegara. 

Tak hanya di sekolah, para siswa juga rencananya akan melaksanakan kunjungan langsung ke tempat pengolahan kopi yang ada di Desa Banjarmangu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....