Toko Intan Purwokerto Bersolek Sambut Perayaan Imlek 2026

  • 09 Feb 2026 14:46 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, suasana meriah mulai terasa di Toko Intan Dept. Store, Purwokerto. Toko legendaris milik Tan Swie Eng atau yang akrab disapa Tante ini dipenuhi berbagai ornamen khas Tionghoa bernuansa merah yang mendominasi etalase dan ruang penjualan.

Beragam perlengkapan Imlek seperti lampion, baju tradisional, angpau, hingga pernak-pernik shio kini banyak diburu warga untuk mempersiapkan ritual dan dekorasi menyambut pergantian tahun. Mayoritas barang yang dijual merupakan produk impor dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang didatangkan melalui distributor di Jakarta.

“Kualitasnya memang beda, terutama di detail kancing baju dan desain lampion. Kalau lokal, cetaknya mahal dan tidak bisa sama,” ujar Tan Swie Eng.

Toko Intan sendiri memiliki sejarah panjang, berdiri sejak sekitar tahun 1930-an dan dikelola secara turun-temurun oleh keluarga Tionghoa. Sejak tahun 1990-an, toko ini mulai fokus menyediakan perlengkapan khusus perayaan Imlek, seperti lampion, hiasan, busana Imlek, serta bunga sakura dan pohon Meihua.

Meski demikian, Tante mengakui volume penjualan tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Banyak pelanggan diketahui masih menyimpan ornamen lama. Namun, angpau dan pernak-pernik bertema shio kuda tetap menjadi produk yang paling banyak dicari.

“Tahun ini Shio Kuda, Kuda Emas atau Kuda Api, yang dipercaya membawa tahun emas penuh keberuntungan,” Katanya.

Setiap ornamen Imlek, lanjut Tante, memiliki filosofi tersendiri. Lampion melambangkan terang dan harapan, sementara warna merah dipercaya sebagai simbol pembawa rezeki dan keberuntungan.

Harga barang yang ditawarkan pun beragam, mulai dari garland seharga Rp10 ribu hingga lampion kristal bernilai jutaan rupiah. Pelanggan tidak hanya berasal dari Purwokerto, tetapi juga datang dari berbagai daerah luar kota.

“Malam Imlek rumah harus bersih. Dipercaya jam 12 malam Dewa Rezeki keliling. Harapannya tahun ini semua sehat, aman, dan dijauhkan dari musibah,” ujarnya.

Di tengah tantangan bisnis ritel akibat maraknya belanja daring, perubahan pola konsumsi masyarakat juga dirasakan para pegawai. Salah satunya disampaikan Ibu Upik yang mengakui penurunan kunjungan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Meski begitu, Toko Intan tetap optimistis. Pengalaman berbelanja langsung, kelengkapan koleksi, serta nilai sejarah toko menjadi keunggulan tersendiri dalam melayani masyarakat yang mempersiapkan perayaan Imlek 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....