Take Action, Sebuah Seni untuk Berani

  • 09 Feb 2026 09:22 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: “Academic Forum” dalam program Sore Ceria Pro 2 Purwokerto membahas tema Take Action, Sebuah Seni untuk Berani bersama Habibi, mahasiswa yang aktif berorganisasi. Dalam dialog tersebut, Habibi menyampaikan bahwa banyak anak muda memiliki ide cemerlang, tetapi terhenti karena rasa takut dan keraguan. 

“Terkadang yang membatasi itu bukan orang lain, bukan sistem, tapi dari pikiran kita sendiri,” katanya.

Habibi menjelaskan bahwa langkah awal untuk berani bertindak adalah membangun keyakinan pada diri sendiri dan menyusun rencana kecil yang bisa dilakukan secara bertahap. Menurutnya, kegagalan bukan hal yang memalukan, melainkan proses penting dalam pembentukan mental.

Faktor eksternal yang mempengaruhi keberanian anak muda seperti keluarga, sekolah, dan lingkungan pergaulan yang positif akan membantu seseorang berani mencoba hal baru. Menurut Habibi, orang tua sering kali bermaksud melindungi anak, tetapi tanpa disadari justru membatasi mimpi.

“Orang tua hidup di zaman yang berbeda, sekarang beasiswa sudah banyak, tinggal bagaimana kita menjelaskan dengan baik,” katanya. 

Dalam kehidupan mahasiswa, Habibi menilai take action bisa dimulai dari hal sederhana, seperti mengikuti lomba, menulis, atau aktif berorganisasi. Ia mengakui pernah mengalami banyak kegagalan, baik dalam kompetisi maupun kegiatan organisasi. 

Menurutnya, kegagalan justru melatih mahasiswa berpikir cepat dan mencari solusi. Habibi menyampaikan pesan kepada generasi muda agar tidak terjebak pada wacana dan ketakutan. 

Keberanian bukan berarti tidak memiliki rasa takut, tetapi menyadari adanya rasa takut di dalam hati dan tetap melangkah untuk maju ke depan. Ia mengajak anak muda untuk mempersiapkan diri dengan baik, melakukan yang terbaik, serta selalu berdoa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....