Masih Dibutuhkan Masyarakat, Dishub Dorong Penataan Angkutan Umum

  • 04 Feb 2026 09:03 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas menegaskan bahwa transportasi umum hingga saat ini masih menjadi kebutuhan masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kab. Banyumas,  Mufti Hakim, S.H., menyampaikan, meskipun jumlah kendaraan pribadi terus meningkat, keberadaan angkutan umum tetap dibutuhkan oleh masyarakat.

Ia menilai, angkutan umum tidak hanya terbatas pada angkutan kota, tetapi juga mencakup layanan transportasi di desa-desa dan wilayah pelosok Kabupaten Banyumas. Menurutnya, keberadaan angkutan tersebut masih berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.

“Kalau berbicara angkutan umum, pada intinya masyarakat masih membutuhkan. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa angkutan umum, baik di kota maupun di desa-desa, masih digunakan dan dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Hakim pada Rabu (05/02/26).

Hakim menyatakan bahwa salah satu transportasi umum di Banyumas, yakni Trans Banyumas, memiliki potensi tumpang tindih layanan dengan angkutan kota. Oleh karena itu, Dishub Banyumas kini tengah menyiapkan strategi agar seluruh moda transportasi umum di Banyumas dapat berjalan selaras dan saling melengkapi.

Menurutnya, Trans Banyumas hadir dengan layanan yang lebih terjadwal, rute yang jelas, serta fasilitas yang lebih baik. Sementara itu, angkutan kota dinilai perlu dilakukan penataan ulang agar tetap relevan dan tidak tersisih.

Guna meningkatkan penggunaan transportasi umum di Banyumas, pihak Dishub juga merencanakan modernisasi angkutan kota, termasuk pengembangan sistem berbasis digital. Hakim menyebutkan, rencana tersebut meliputi pembuatan aplikasi, kerja sama dengan pengurus angkutan kota, hingga pengembangan layanan tambahan seperti pengiriman paket.

“Angkutan kota harus beradaptasi dengan tren masyarakat saat ini. Tidak hanya melayani penumpang, tetapi juga bisa dikembangkan untuk layanan lain seperti pengiriman barang atau paket,” pungkasnya.

Hakim menyampaikan bahwa visi transportasi Banyumas ke depannya adalah menghadirkan sistem angkutan umum massal yang teratur, memadai, dan menarik minat masyarakat. Namun, ia menilai upaya tersebut harus dibarengi dengan perubahan budaya masyarakat yang saat ini cenderung memilih kendaraan pribadi karena kemudahan akses dan pembelian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....