Pelaku Usaha Toko Buku Kuatkan Literasi Budaya Literasi

  • 03 Feb 2026 08:54 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Penguatan budaya literasi bisa dilakukan siapa saja termasuk pelaku usaha seperti toko buku. Toko buku Ans  yang berdiri sejak tahun 1990 menyimpan berbagai literatur sejarah yang sudah tidak diterbitkan lagi oleh penerbit umum.

Pemilik Toko Buku ANS, Asma mengatakan toko buku ini punya koleksi mulai dari buku pelajaran sekolah, buku mahasiswa, hingga majalah lama. Meskipun era digital berkembang pesat minat membaca buku fisik tetap perlu dipertahankan untuk kepuasan pencinta membaca. Belum lagi untuk keperluan skripsi dan kliping. Di toko buku ini masih tersedia koleksi istimewanya mencakup buku revolusi era Soekarno hingga Soeharto serta karya sastra klasik dari tokoh budaya ternama seperti Ahmad Tohari dan Pramoedya Ananta Toer.

​"Buku-buku ini sudah tidak keluar lagi, apalagi yang versi hard cover, jadi banyak sekali dicari oleh mahasiswa dan kolektor," ungkap Asma.

Proses mendapatkan koleksi berharga ini dilakukan dengan berburu hingga ke luar kota seperti Jakarta, Jogja, dan Semarang. Selain berburu mandiri, Asma juga menerima penjualan buku bekas dari masyarakat umum yang masih memiliki kondisi layak baca. Ini membantu mahasiswa yang kesulitan mencari referensi langka untuk kebutuhan skripsi mereka.  (DSY/Muhamad Saepul Saputra)

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....